Zakat, Infaq dan Sodaqoh

0
105
Image by Bruno Glätsch from Pixabay

Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini harus berlomba-lomba melakukan amal kebaikan. Karena setiap amal akan diliptagandakan ganjarannya.  Sedekah yang paling mudah, lalu ada zakat, dan infak. Ketiganya bermakna  memberi kepada orang lain. Sudah tahu penjabarannya?

  • Infaq

Infaq artinya mengeluarkan sejumlah uang untuk kepentingan agama Islam. Penerima infaq boleh siapa saja dan besarnya pun sesuai kemampuan masing-masing.  Misalnya infaq bisa diberikan kepada korban bencana alam, saudara dan lain-lain. Hukum infaq adalah sunnah.

  • Shodaqoh

Shodaqoh atau sedekah bisa diberikan dengan non materi. Senyum  manis dan bersikap ramah kepada orang lain adalah sedekah

  • Zakat

Zakat  merupakan Rukun Islam ke empat. Ada beberapa jenis zakat seperti zakat fitrah, zakat penghasilan, zakat harta atau zakat mal, zakat pertanian. Zakat   yang paling rumit karena ada syarat dan ketentuan yang berlaku siapa yang berhak menerima. Walau rumit perhitungannya tetapi nggak bisa mengelak, karena zakat sifatnya wajib  bagi harta yang telah mencapai nisab atau batasnya.

Zakat harta benda yang harus dikeluarkan sebesar 2.5 %. Harta benda bukan milik kita seutuhnya, ada hak orang miskin di sana yang harus dikeluarkan. Zakat berarti membersihkan harta, tetapi juga bisa mendatangkan berkah dan rezeki akan terus mengalir.

Waktu pengeluaran zakat sudah ditentukan. Zakat mal dikeluarkan setahun sekali. Zakat fitrah yang harus dilakukan paling lambat sebelum sholat Idul Fitri. Besar zakat fitrah adalah sebesar 3,5 liter atau 2,7 kilogram beras per orang.

Penerima zakat ini sudah ditentukan, tak bisa dierikan kepada sembarang orang. Hanya 8 golongan yang boleh menerima zakat sebagaimana disebutkan dalam surat At Taubah ayat 60.

Golongan Penerima Zakat :

  1. Fakir : yaitu orang yang hampir tak memiliki apa pun sehingga tak mampu mencukupi kebutuhan utama.
  2. Miskin : yaitu orang yang hartanya sangat sedikit tapi masih mampu memenuhi kebutuhan pokok.
  3. Amil : yaitu orang yang mengumpulkan zakt dan membagikan kepada yang berhak.
  4. Muallaf : yaitu orang yang baru memeluk agama Islam dan membutuhkan bantuan dalam menyesuaikan kondisinya
  5. Gharim : yaitu orang yang punya hutang untuk mencukupi kebutuhan hidup yang halal tapi tidak sanggup membayar utangnya.
  6. Fisabilillah : yaitu orang yang berjuang di jalan Allah.
  7. Ibnus Sabil : yaitu orang yang dalam perjalanan dan kehabisan uang.
  8. Hamba sahaya : yaitu orang yang ingin memerdekakan dirinya.

Demikian persamaan dan perbedaan antara zakat, infak dan sedekah. Mudah-mudahan setelah semakin paham kita siap menunaikan ketiganya supaya harta lebih berkah, rejeki semakin lancar dan menyenangkan orang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.