Uji Nyali ke Makam Tua

29
76
museum taman prasasti

Di artikel  Travel Theme : Mystical  yang menampilkan foto bersuasana  mistis (?)   Imam Boll menulis : ” kalo pengen yang lebih mistik lagi ya nanti dikasih foto tentang makam makam kuno gitu mbak ^^.

Nah, memang kumiliki beberapa foto makam tua dari jaman Belanda yang terkumpul di Museum Taman Prasasti Jakarta. Hanya belum lengkap, karena foto-foto ini diambil dari jauh (kecuali foto meriam yang terletak di pinggir jalan). Bagian dalam taman ini belum kumasuki, karena tak berani ke sana sendiri he..he… Meski me time untukku itu berada di museum, ke sini tanpa teman  rasanya bagaimana gituuu …terpengaruh cerita sih. Apalagi pernah mengajak teman kerja pria ke sini lagi, dia tak mau, cukup sekali saja,karena merasa terbayang makam, he..he… Di sini juga banyak anak nongkrong, anak  sekolah yang kabur atau kumpulan anak muda lainnya, jadi makin tak berani jalan sendiri, kayaknya mesti ajak Una nih.Museum Taman Prasasti

 

Museum ini berdampingan dengan kantor Walikota Jakarta Pusat. Kabarnya lahan perkantoran di sekitar sini memang pernah jadi bagian dari pemakaman kuno ini. Dahulu luas lahannya mencapai  5,5 hektar (tahun 1795) , tetapi kini tinggal 1,2 hektar saja. Nisan dan isinya sebagian ada yang dipindahkan kerabatnya, ada juga yang dipindahkan ke kawasan lain di Jakarta.

museum taman prasasti

 

Jadi, foto-foto ini kuambil dari balik pagar, dari arah mesjid di kantor walikota. Dari sini jelas sekali terlihat. Kurasa pemakaman ini tak lagi seram, seperti yang pernah ditonton di klip atau film. mungkin karena pagar teralis tembus pandang dan  pohon-pohon besar tak terlalu rapat, jadi suasana terang benderang tak suram. Tapi sempat terbersit kecewa, kok jadi  kecil, kok tak terlihat kuno.  Museum ini pada bulan Oktober lalu sedang direnovasi, kabarnya banyak patung dan nisan yang rusak terkena pohon tumbang yang  tertiup angin.  Renovasi dilakukan sepertinya menjadi taman  modern dengan jalan setapak,dan  dibuat lebih tertata.

Taman Prasasti Jakarta
Vandalisme di makam tua taman prasasti

Museum ini berupa ruang terbuka,  mana ada kuburan di ruang tertutup ya …, eh ada kok.., tapi di Italia sana, di ruang bawah  tanah  Basilika Santo Pietro. Kuburan dijadikan  cagar budaya  karena seni ukir prasasti di nisan dan bermacam ukiran  dan pahatan berbagai bentuk yang menghiasi makam.

museum taman prasasti

 

Menuju lokasi ini di jalan Tanah Abang I, cukup gampang. Naik saja busway jurusan Blok M – Kota. Jika turun di halte Monas / Museum Nasional bisa jalan kaki atau naik ojek, atau naik mikrolet M 08 dari Tanah Abang. Bisa juga turun di halte busway Sawah Besar kemudian disambung naik mikrolet Kota-Tanah Abang, turun persis di depan museum. Hanya rute ini agak berputar, jadi lebih lama.

Ada lagi  makam kuno Belanda di Jakarta, Ereveld , di Menteng Pulo, kabarnya bagus sekali, hanya makam ini masih dikelola Belanda dan hanya ahli waris yang boleh masuk dan tak boleh difoto pula.

Selain itu yang sering didatangi wisatawan  ada pemakaman umum di Petamburan dekat RS Pelni. Di sini belum ditetapkan sebagai  cagar budaya, tetapi ada kuburan unik dan megah. Kuburan bertahun 1927  itu dinamakan Maosoleum. Kuburan dari Oen Giok Khouw ini memiliki kubah penutup makam setinggi 9 meter terbuat dari marmer hitam.

29 COMMENTS

  1. ada 2 tempat makam tua yang saya pengen kunjungi, tapi belum kesampean juga. pertama yang di depan kantor walikota jakpus ini. karena sering melihat kok bagus2 saat jadi tempat syuting video klip. pernah beberapa kali ada perlu ke kantor walikota, tapi ga sempat mampir juga.
    kedua, komplek makam belanda yang ada di ancol. komplek itu sepertinya luas sekali dan terawat. kalau dari luar terlihat bersih dan rapi. tapi belum pernah melihat dari dekat sih. letaknya, kalau anda ke ancol, adanya di deket bende (gong) yang besar itu, di kawasan ancol sebelah timur.

  2. Ah itu patung ada saja yg tega nyoret2 ya Mbak..Aku belum pernah datang ke makam-makam seperti ini sendirian Mbak. Jadi gak tahu apakah berani atau tidak jika harus masuk ke sana..Tapi kalau suasananya seperti dalam foto, kayaknya aku berani deh hehehe..

  3. Padahal kalau dirawat bisa cantik bgt ya bun makam2 itu. tapi kelihatannya agak kosong dan patungnya tinggal dikit. sayang bgt >_<

  4. kmrn itu kita gak singgah di makam rajo pagaruyuang ya kak.. meskipun letaknya di bawah beringin besar tapi kesan seramnya gak ada menurutku.

    makam kuno yang jadi cagar budaya lumayan banyak bertebaran di ranah minang, bahkan di belakang rumah si kembar ada loh..

      • iya, masih di sekitaran pagaruyung.. di sana banyak makam tuo.. bentuknya khas dan biasanya selalu dibawah pohon beringin.. batu basurek dan batu batikam juga berada dibawah beringin besar.

    • he..he.., sama doong…..
      cerita2 di belakangnya itu yang bikin merinding….,
      tapi kalau siang aku takutnya sama yang pada nongkrong itu lho…

  5. Ereveld itu yang di Ancol kan ya Mbak Monda?Aku pernah berhenti minum kelapa muda di dekatnya. Pengen masuk..tapi kulihat ada orang lagi bermesraan di situ..jadi nggak enak mengganggu, akhirnya kuurungkan niatku untuk melihat-lihat di sana..

  6. Orang2 tempo dulu rajin banget membangun sesuatu yang megah di atas kuburan. Ternyata kini jadi salah satu obyek wisata ya…
    Saya jadi ingat tulisannya Mbak Elsa waktu ikutan GA pertama dulu itu. Banyak foto2 makam2 tua. Fotonya bagus2 lagi, jadi gak seram kesannya 🙂

  7. Taman prasasti ini terkenal banget ya Bun, sering dijadikan tempat hunting foto para fotografer di Jakarta 🙂
    Bunda top dah yang berbau sejarah disambangin.
    Trims 🙂

    • iya memang keren2 obyeknya di sini…latar belakangnya juga bagus…, entahlah kalau nanti selesai renovasi

  8. Weleh-weleh. jalan-jalannya juga ke makam toh Mba Monda.
    Tapi ngelihat makam tua emang ada kesan klasiknya ya, tapi memang jadi ga asik kali ya kalo udah diatur-atur gitu ga sesuai sama kondisi awalnya.
    Dan vandalismenya itu… ya ampuuunn..

  9. Eh coretannya itu salah tempat banget ya Mbak. Jadi kesal melihatnya :huh.
    Hm, saya dengar sih sekarang jenazahnya sudah pada dipindahkan ya Mbak, tapi aura menyeramkannya tetap ada ya Mbak :hehe. Mesti ada barengannya nih kalau ke sana, tapi barengannya jangan makhluk astral juga ya :hehe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here