Terdampar Dibawa Tsunami

37
189
rumah adat Lampung
Lamban Pesagi, rumah adat Lampung

Tsunami akibat letusan gunung Krakatau tahun 1883.Letusan gunung Krakatau tahun 1883 yang dahsyat itu kabarnya sempat menggelapkan dunia dan juga menimbulkan tsunami. Seperti juga tsunami yang pernah melanda propinsi Aceh yang mendamparkan kapal laut ke daratan, tsunami akibat letusan Krakatau ini menmbawa rambu laut ke bukit yang jaraknya dari pantai kira-kira 5 km. Oom abang cerita dahulu dia sering bermain menaiki rambu laut ini yang ada di sebuah bukit di wilayah Teluk Betung, Bandar Lampung. Sekarang, rambu laut (rambu yang dipasang di laut untuk keperluan pelayaran) ini bisa dilihat di halaman depan Museum Lampung di jalan Teuku Umar Bandar Lampung.

 

Rambu Laut
Rambu Laut

Diorama letusan gunung berapi Krakatau tahun 1883 itu juga ditampilkan di lantai 1 Museum Lampung. Di latar depan itu ada batuan yang terlempar dari dalam kawah gunung Krakatau.

Museum Lampung ini berlantai dua. Lantai pertama menampilkan benda-benda bersejarah yang ditemukan di berbagai daerah di propinsi Lampung. Antara lain artefak yang ditemukan di situs megalitik Pugung Raharjo seperti arca, batu bergores dan menhir. Ada pula prasasti dari jaman kerajaan Sriwijaya.  Benda bersejarah tak terlalu banyak, mungkin karena sampai saat ini masih terus dilakukan ekskavasi di beberapa tempat. Di lantai dua koleksi yang ditampilkan berupa benda-benda etnografi  hasil kebudayaan dari berbagai daerah seperti alat musik Gamolan, pakaian adat, benda-benda perlengkapan upacara adat, dll.

Museum Lampung

 Di halaman museum Lampung juga bisa ditemui rumah adat  Lamban Pesagi. Rumah adat  dari daerah Kenali ini adalah rumah rakyat biasa. Rumah ini berbentuk  persegi empat hampir bujur sangkar (pesagi),  tingginya dari permukaan tanah kira-kira 2 meter. Di belakangnya ada sebuah lumbung kecil tempat penyimpanan bahan pangan.

rumah adat Lampung
Lamban Pesagi, rumah adat Lampung

 

 

 

37 COMMENTS

  1. Pastinya berkesan sekali ya kak bisa ke Museum Lampung, termasuk melihat diorama letusan gunung berapi Krakatau yg terkenal di seluruh dunia. Oh ya di museumnya apakah ada video mengenai peristiwa meletusnya Krakatau kak?

    • iya Nel…, setidaknya mesti belajar kenal adat daerah asal mertua, biar ngerti2 dikitlah budayanya
      video tentang letusan Krakatau ini ndak tau deh , aku nggak lihat Nel

  2. whuihh.. dioramanya lengkap dngan awan hitam.. mencekam ya kak.
    dan itu rambu laut jauh sekali terdampar 5 km dari laut.

    sekarang bisa melihat jelas rumah adat lampung, selama ini ketuker2 terus dgn palembang dan bengkulu. 😛

  3. denger denger sih emang iya, krakatau termasuk salah satu letusan terbesar di duni. ga kebayang kalo kejadiannya sekarang. ibu kota negara langsung pindah lagi ke jogja kali…

    • letusan Krakatau dan Tambora ya buat dunia gelap gulita berbulan2…
      wah iya bisa jadi kalau meletus lagi ibukota harus pindah

  4. Rambu laut seberat itu terlontar ke bukit penanda energi tsunami mengguncang dunia. Dokumentasi peristiwa di Lampung sungguh tertib ya mbak. salam

  5. salam kenal… mbak
    numpang baca-baca. Weladalah, trafficlight laut segitu berat bisa terdampar di Lampung? Begitulah, jika Tuhan berfirman, kun fa ya kun… maka terjadilah.
    Museum ini sebagai sarana pembelajaran, ada hikmah yang tersirat dari diorama dan koleksi museum, semoga kita bisa mengambil pelajaran betapa agungnya Sang Pencipta

  6. Ada gak ya video asli yang memperlihatkan letusan gunung krakatau. Kayaknya pasti ada lah ya.. 1883 sudah ada kamera, khan?

  7. musium lampung ini bukan yang deket kampus unila ya bu?

    serem juga liat tsunami kratau lewat lukisan lukisan itu,terbayang

  8. Dioramanya keren juga ya, Kak.. nyaris nyata gitu.. 🙂

    Saya belum pernah ke Lampung nih. Baru sekedar lewat saja.. Jadi malu sebagai orang Sumatera, hehe..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.