Tapak Rasa

33
472
RM Tapak Rasa

Mengikuti konsep Threes , ingin berbagi kisah berdasarkan 3 prinsip bercerita melalui foto. Minggu pagi di awal Februari kami tak ada rencana keluar rumah, hanya duduk santai nonton televisi. Pindah saluran sana sini akhirnya nonton liputan wisata kuliner di Elshinta TV. Langsung tertarik dengan reportase mengenai sebuah restoran Sunda bernama Tapak Rasa yang menghidangkan makanan tradisional dengan cara bubuy.  Bubuy itu cara memasak makanan dengan meletakkannya dalam abu tungku yang hangat. Makanan, misalnya ayam atau ikan sebelumnya telah diungkep dan dibungkus daun pisang. Suasana resto juga terlihat hijau asri membuat makin penasaran.

Jadilah, spontan saja  cap cus berangkat ke arah Ciampea, Bogor, padahal belum pernah sekalipun ke arah sana, kami hanya tahu Bogor kota, he..he…  Cuma berpatokan pada info teman, katanya daerah Ciampea ini di daerah Bogor Barat. Letak RM Tapak Rasa kurang lebih 5 km  setelah Kampus IPB Dramaga. Rupanya daerah  ini macet sekali, tanya jalan beberapa kali dan berpatokan pada angkot akhirnya sampai juga ke restoran itu. Katanya sih ada jalan lain, lain kali coba jalan alternatif deh, lewat jalan lingkar Bogor.

Tapak Rasa

Restoran tak terlalu luas, lansekapnya bergaya pedesaan dengan   beberapa saung lesehan terasa sangat tradisional. Jarak antar saung diselingi dengan pepohonan, sehingga terasa private. Area makan lainnya juga ada, untuk yang tak bisa lesehan disediakan meja kursi.   Dapurnya bahkan berjendela lebar kita bisa melihat aktifitas di situ. Ketika menunggu masakan matang, pramusaji sekali lagi datang mengabarkan pesanan kami, Nasi Menak dan Bubuy Ayam sedang diolah. Karena ada pemberitahuan, jadi bisa sabar menunggu.

Nasi Menak itu sejenis nasi liwet yang disajikan lengkap dengan wadah memasaknya. Bubuy Ayam yang buat penasaran itu cukup nikmat, daging ayam terasa empuk, meski kelihatan berwarna merah  tapi pedasnya standar kok.  Kami cukup puas dengan menu makanan yang disajikan,  rasanya benar-benar enak dan autentik, terbayarlah rasa capek di perjalanan. Resto  tak hanya mengandalkan suasana sebagai nilai jual tapi menyediakan aneka hidangan lezat, terlihat dari daftar menunya. Insya Allah jika ada kesempatan akan ke daerah ini lagi  mencoba menu lain dan berwisata di sekitar. Kami lihat ada beberapa  petunjuk jalan ke curug dan ada obyek bersejarah.  Meski perjalanan cukup jauh tapi akan memberikan kesan dan pengalaman menikmati sajian khas Sunda yang lezat.

Restoran Tapak Rasa ; Jl Raya Cibungbulang Km 15, Ciampea, Bogor

Telp : 0251 8425522 , 62 8878 211 8878

33 COMMENTS

  1. itu lalapan petai nya bikin ngacay deh BunMon 😛
    kalau di Bogor , berarti deket dengan rumah Ibunya mamih ini ,Bun
    besok2 mau hunting juga akh kesini, deket Dermaga ya Bun…. 🙂

    salam

  2. Heibat euy Mba Monda. Salut bisa spontan berangkat gini. Gak kebayang persiapannya gimana saya kalo kudu langsung berangkat. Bawa bayi butuh banyak peralatan yang dibawa. Hehehe.

  3. semacam nasi liwet? jd kangen nasi lewat saat-saat saya masih di rumah dulu, kalau sarapan kadang dibuatin nasi liwet juga, tapi lauknya tempe goreng dan sambel korek

    • iya nasi liwetnya berbumbu juga, dikasih sereh, salam jadi wangi
      sambal korek itu seperti apa ya Ri.., bukan sambal goreng ?

  4. Nasi menak dan bubuynya sungguh menggoda mBak…
    Kebayang perjuangannya membelah kota Bogor menuju Ciampea yang super muacet, kalau lewat Jalan Baru dari warung jambu mungkin agak singkat, dan terbayar dengan jejak tapak rasa.
    Salam

    • mestinya aku tanya jalan sama mbak aja ya..
      baru pertama kali sih ke daerah itu, pulangnya mampir masuk ke kampus IPB kihat2 suasana kampus yg hijau banget..,, adem

  5. Menuju Dramaga itu memang memerlukan perjuangan sendiri …
    biasanya macet … banyak angkot …

    5 km dari Dramaga ? … waah bisa dicoba nih kapan-kapan
    Thanks infonya Kak

    Salam saya

    (27/2 : 9)

  6. Mbak Mondaaa…
    Saya datang!
    Dan langsung disuguhi nasi menak plus bubuy ayam.
    Duh, langsung pengen deh 😉
    Maklum, sejak tinggal di Bandung, saya belum pernah ngerasain lagi nasi liwet yang seenak di Garut, keaslian rasa makanan tradisional, memang nggak ada duanya ya, mbak 😀

    • nasi liwet paling enak di Garut di mana mbak…?
      iya menu tradisional itu paling cocok deh di lidah.., sesuai selera kita ya

  7. Kalau aktivitas di dapurnya boleh dilihat oleh pengunjung melalui jendela lebar berarti kebersihannya terjamin ya mbak…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.