Rindu Bau Segar Hujan – Petrichor

26
1990

Pertengahan Februari, masih terus turun hujan lebat di luar sana. Hujan terkadang ditakuti. Tetapi  hujan juga dinanti, membuat rindu. Ada rindu  pada bau  yang khas saat hujan pertama di musim kemarau.  Bau hujan. Dan juga rindu pada pelangi ganda yang cantik yang muncul setelah hujan.

Mampukah anda  mencium bau-bauan yang  muncul  setelah hujan berhenti?  Sangat menyenangkan menghirup aroma  hujan saat tetes-tetes air dari langit itu turun dan  membasahi tanah yang kering. Baunya menyegarkan.

Bau tanah yang  basah ini timbul akibat  tanah kering tertimpa air hujan untuk pertama kalinya di musim kemarau. Bau yang khas ini sulit kujelaskan, hanya rasanya langsung terbayang seperti bau hutan yang segar.

Semula kuanggap bau itu hanyalah bau dari debu yang terbang ke udara. Tetapi ternyata bukan. Hujan tidak berbau,  tanah pun tidak. Padahal sebelum jatuh dan menyentuh daratan, hujan hanyalah air tanpa aroma tanah. Namun semua berubah saat tetesannya berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Apa yang membuat bau hujan sangat memukau penggemarnya?

Apa Penyebab Bau Segar Sehabis Hujan?

Aroma itu ternyata berasal dari sosok bakteri yang hidup di tanah. Bakteri itu bernama Actinomycetes. Jika tak ada air bakteri berubah   wujud  menjadi spora. Semakin lama tanah itu tak terpajan oleh hujan, semakin banyak spora yang ada di sana. Ketika air menetes di tanah maka spora bakteri beterbangan di udara. Sebagian spora itu mengenai hidung manusia, karena itu manusia lalu merasa mencium bau khas hujan. Jadi bau tanah basah sebenarnya adalah bau bakteri Actinomycetes.

Peran Actinomycetes yaitu  membusukkan materi organik. Proses ini menambah cadangan hara di dalam tanah dan penting agar terjadi humus.

Oh ya ada istilah untuk menyebut bau hujan yaitu PetrichorKata petrichor ini sebuah kata baru yang tercipta tahun 1964. Kata ini belum banyak dikenal, aku pernah tahu  seorang blogger pakai kata Petrichor untuk judul blognya. Tapi artinya baru tahu kira-kira sebulan yang lalu.

Petrichor diperkenalkan oleh dua orang ilmuwan asal Australia, Isabel Bear dan R.G. Thomas, yang meneliti bau cuaca basah. Asal kata ini dari bahasa Yunani petra (batu atau tanah) dan  ichor (cairan yang mengalir di pembuluh darah dewa menurut mitologi Yunani). Sumber : unusedwords.com.

Kabarnya ada lebih dari satu  aroma yang berhubungan dengan curah hujan menyenangkan itu. Jadi tak hanya spora Actinomycetes penyebabnya. Penyebab kedua yaitu minyak yang dikeluarkan oleh tanaman tertentu pada periode kering. Saat hujan, minyak dilepaskan ke udara.

Penyebab lain aroma hujan adalah ozon. Saat ada badai petir terjadi pemisahan oksigen dan nitrogen di atmosfer. Kedua unsur ini nantinya  bisa  bersenyawa lagi menjadi  oksidanitrat. Oksidanitrat kemudian  berinteraksi lagi dengan bahan kimia lain di atmosfer membentuk ozon. Bau ozon  seperti klorin.

Di musim penghujan seperti ini tentu saja  tak bisa kuhidu bau petrichor itu. Malah hujan yang turun terus menerus ini cukup membuat sebagian orang resah. Tapi, jangan khawatir ya  baca  saja doa ketika hujan turun buat yang muslim ” Allahumma shoyyiban naafi’an” yang artinya Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat.

Dan ketika hujan reda bacalah “muthirnaa bi fadhlillahi wa rohmatih ” artinya diturunkan kepada kami hujan karena karunia dan rahmat Allah.

pelangi ganda "double rainbow"

Tentang hujan lebat, ada anekdot ketika kemarin mengantar anak-anak  ke sekolahnya. Sekolah adek itu ketat banget soal keterlambatan. Guru piket akan berdiri di gerbang sekolah siap-siap menegur yang terlambat dan  kemudian mengunci pintu.

15 menit sebelum jam masuk kami masih tertahan  di kemacetan akibat hujan deras. Kutelpon ke sekolah dulu mengabarkan posisi kami dan  minta ijin datang terlambat. Rupanya alasan sangat  tepat dan adek diijinkan datang terlambat.

“Terima kasih ijinnya pak”  kataku.

“Maaf, ini dengan ibu bukan bapak, pak” agak sengit nada suaranya.

He.. he… dua ibu yang kupingnya sama-sama nggak fokus akibat hujan.

Hujan, kecil jadi kawan, besar jadi lawan.  Saat musim kemarau rindu datangnya hujan yang disertai bau petrichor yang menyenangkan itu. Kini setelah dikasih rejeki hujan deras selayaknya kita harus berusaha mengelolanya agar tak jadi bencana. Yuk, biasakan buang sampah pada tempatnya agar tak menganggu badan air, tanam pohon yang mampu menyerap dan menahan air, buat lubang biopori dan sumur resapan. Kita simpan air untuk masa kering.

 

26 COMMENTS

  1. Baru tau istilah Petrichor ini. Ternyata bau hujan pertama yg khas dimusim kemarau itu ada beberapa faktor yg menyebabkannya. Nambah ilmu baru, makasih Kak.
    Mungkin kuping dua ibu efek menggigil karena hujan 🙂

  2. Wah saya kok belum pernah ya mencium bau khas setelah hujan ata petrichor? mungkin hidung saya kurang sensitif ha ha ha….. Besok2 klo hujan saya coba mencium tanah biar tahu baunya seperti apa.

    • musti nunggu lama tuh kalau penasaran, paling nggak setahun lagi
      baunya tercium pas hujan pertama kena tanah yang udah kering lamaa

  3. bertandang kemari dan dapat tambahan ilmu, terima kasih banyak mbak. ternyata banyak sebabnya wangi khas itu ya mbak. ada dari jamur, ada pula yang asalnya dari kandungan kimia di daun dan udara. keren sekali, dan memang wanginya harum banget. setiap hujan pasti saya menunggu wangi itu, sangat menenangkan. cuma untuk cuaca ekstrem seperti sekarang, selain menenangkan juga jadi was-was kalau hujan. apalagi sedang sering bepergian, duh berdoa terus sepanjang jalan. semoga kita semua selalu selamat ya, mbak.

    • hujan gede memang biki was2 kalau mau keluar, musti cek2 info ya
      dan biasanya di musim hujan di kantor aku siapkan baju ganti satu stel, perlengkapan mandi dan sepatu
      jaga2 kalau apes basah kuyup

  4. Aku suka kak bau segar pas hujan. Klo sudah lamaa ga hujan eh lihat prakiraan cuaca bakalan hujan, nah aku senang banget kak, siap2 buka bak penampung air hujan, lumayan dapat air gratis dari alam buat nyiram tanaman hehe 😀 .

    • Nella. di pinterest aku lihat ada yang bikin drum penampung air talang, dia kasih keran jadi gampang kalau mau siram2 pakai selang

  5. Bau tanah habis hujan itu menyegarkan panca indera dan kepala kak Monda. Aku suka. Dan entah kenapa aku senang ama hujan. Kalau nga ingat umur dan bawaan di tas mungkin tiap hujan pengen main air.

  6. baru tadi aku mmapir di blog temen ada nulis petrichor, aihhh jadi tau ulasan panjangnya kak mon
    emang klo abis ujan rasa hati dan suasanan jadi ikutan baru, rasanya tersugesti gitu aja mendadak melankolis atau bahkan berbunga-bunga

    • nyaman ya mbak menghirup bau tanah basah sambil memandangi hujan turun membasahi tanah,
      bisa terbersit ide fiksi mbak?

  7. Aku suka sekali dengan aroma hujan saat pertama kali . Dan aku juga suka hujan karena hujan memberi banyak kenangan #eh maaf

    Anw terima Kasih Mbaa buat tulisannya ..
    Pengetahuan baru tentang Actinomycetes.

    • sesama pecinta hujan kalau gitu ya Nik…..
      ah tak apa kenangan manis pahit kan bagian dari hdup

  8. aku jg suka aroma khas jika turun hujan fikira aku itu adlh bau tanah makanya aku sll sng blg ke org suka bgt bau tanah abis ujan eh ternyata spora.
    cocok bwt ceritain ke anakku ttg ini makasi ilmunya mba ^^

  9. Ah, kita punya kemiripan mba Monda. Aku paling suka sama petrichor ini. Kebetulan lagi nulis soal hujan juga hehe
    Petrichor emang parfum terenak di dunia, baunya ngga ada yang menandingi. Bisa membius seketika…

  10. Baru tahu kalau bau hujan itu disebabkan oleh bakteri Actinomycetes. Bau tanah yang segar setelah hujan turun memang khas, terutama kalau tanah lama kering.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.