Pengalaman Pertama Mencicipi Nasi Oyek

41
317

Ada pengalaman pertama yang terjadi saat makan siang bersama di puskesmas. Pengalaman yang cukup berkesan. Ada jenis masakan yang baru pertama kali kutahu dan cicipi. Kebetulan siang hari itu tak ada pedagang makanan di sekitar karena baru saja ada penertiban. Seorang teman mengajak masak.  Pagi itu ia  baru saja mendapat kiriman  nasi oyek dari kampungnya di daerah Banjarnegara sana. Didapur kecil puskesmas ada kompor dan peralatan masak minimalis, satu wajan penggorengan dan spatula atau sutil.  Hari Jumat waktu istirahat kami cukup panjang, 2 jam, cukuplah untuk menyiapkan makan siang praktis. Cari bahan-bahannya pun gampang, karena pasar pun dekat.

Temanku Bu Sri sengaja memesan nasi oyek atau nama lainnya leyeh  kepada  kerabatnya yang kembali dari mudik ke  kampung halamannya di Banjarnegara. Ia dibawakan  beras singkong yang di daerahnya disebut leyeh atau nama lainnya disebut juga oyek.  Dia sengaja pesan karena katanya kangen karena sudah lama tak  makan leyeh.

Familiar dengan oyek atau leyeh? Atau sama sepertiku yang belum pernah mengenal salah satu jenis makanan pokok  yang bisa dijadikan alternatif pengganti beras ini?

Bu Sri mengisahkan bahwa dahulu nasi oyek sangat lazim dimakan di daerah pedesaan di Jawa. Apalagi pada jaman penjajahan dulu beras susah didapat.  Walaupun ada tetapi beras  harganya mahal yang tak mampu dibeli oleh sebagian masyarakat. Bahan pangan pengganti beras  yang banyak tersedia di desa adalah singkong.  Singkong gampang tumbuh di mana-mana dan hampir selalu ada di kebun atau pekarangan rumah warga. Hanya tinggal mencabut  saja singkong dari kebun. Atau pun kalau terpaksa harus membeli  harga beras oyek  sangat ekonomis sesuai kantong sebagian besar warga desa.

Proses pembuatan Nasi Oyek

Bahan baku untuk membuat Leyeh atau oyek yaitu dibuat dari singkong.

Proses pembuatan nasi oyek seperti diceritakan bu Sri memakan waktu cukup lama karena pengerjaannya bertahap.  Dengan melalui proses seperti ini  oyek bisa disimpan untuk waktu cukup lama.

– Pertama kali singkong dikupas, dibelah dan dipotong lalu dicuci bersih  dan dijemur sampai kering. Namanya gaplek.

– Langkah berikutnya gaplek direndam air selama beberapa hari. Air perendam harus diganti rutin. Kemudian dijemur kembalisampai kering.

– Gaplek lalu ditumbuk hingga menyerupai serpihan dan dibentuk seperti beras.

20131013-191843.jpg

Kini  di saat beras gampang ditemukan justru oyek yang semakin langka. Ternyata leyeh itu sudah agak sulit dicari di kota Banjarnegara  dan harganya pun cukup mahal. Harga oyek mencapai  Rp 16.000 per kilonya. Harga oyek jadi lebih mahal daripada  harga  beras ya.  Nasi oyek masih bisa dijumpai di daerah yang sering terkena kekeringan atau kemarau panjang, atau karena gagal panen padi.

Nasi oyek sekarang masih sering digunakan oleh orang-orang di daerah yang sering dilanda kekeringan karena akibat gagal panen  padi maka mereka beralih ke nasi oyek.

Cara memasak nasi oyek

Agar siap santap oyek mentah harus dicuci hingga bersih dan kemudian dikukus sampai lembut. Hari itu Bu Sri mengajak   kami merasakan dua variasi nasi oyek.  Iya sudah pasti si ibu yang memasak, yang lainnya cuma bantu memotong sayur dan menggoreng tempe.

Pilihan yang pertama oyek yang sudah dikukus dicampur dengan sedikit garam dan parutan kelapa. Nah ini jadi semacam camilan.   Rasanya enak kok, mirip getuk.  Ya iyalah …  sama-sama terbuat dari singkong.

Variasi kedua nasi oyek disajikan  sebagai pengganti nasi.  Nasi oyek disantap bersama dengan urap sayuran, ikan asin dan tempe goreng. Tak lupa  dilengkapi dengan sambal pedas  dari Surabaya yang dibawa oleh teman lainnya.

Kami semua baru pertama kali mencicipi nasi oyek. Awalnya terasa agak lain dan aneh di lidah karena agak berbau.  Tetapi akhirnya tak ada yang tak menyukainya, bahkan makan pun jadi lahap dan tanpa malu-malu menyendok nasi oyek sekali lagi. Nasi oyek masakan tradisional sederhana a la rumahan tapi sangat kami nikmati.  Insya Allah bisa  makin mengakrabkan kami.

Nah, mudah-mudahan sih masih akan terus ada produsen yang menghasilkan beras oyek. Karena beras oyek bisa sebagai makanan pokok pengganti beras. Jadi Indonesia nggak selalu harus menggenjot produksi beras atau impor dari luar negeri karena kekurangan stok.

41 COMMENTS

  1. Waah, ada yang dari Banjar juga di situ ya, Bund?

    Leye tuh gurih, Bund. Enak lagi kalau yang gak lembek bangeet. 🙂
    Urabnya maksnyuuus iiih,. .. 🙂

    • iya ada yang dari Banjar.., malah udah sering ngajakin main ke sana, tapi belum sempat aja sih..

  2. pu belum pernah makan oyek yang terbuat dari singkong itu bunda, tapi kl getuk pernah jd bisa mengira2 kl oyek yang dicampur parutan klapa itu. penasaran dengan oyek yang dimakan dg ikan asin, sambal dan urap tentu sedap…:)

  3. Beras singkong?
    Aku baru dengarlah. Tapi olahan singkong memang biasanya sih enak ya. Cuma ya tetap gak bisa bayangin seperti apa rasa Nasi Oyek ini…

  4. oyek is tiwul or tiwul is oyek, katanya..bagus untuk anti diabet, ….ada orang makan oyek karena terpaksa, ada pula untuk sekedar cemilan, kalau Bu Monda baru nyoba ya…

  5. Mbak Mondaaa, apa kabar?
    Saya belum pernah makan nasi oyek, malah rasanya baru denger sekarang kalau ada jenis nasi ini…wah, kayaknya enak tuh, yang tadinya rasanya asing, malah jadi pada nambah…
    😀
    Oya, mungkin kalo di Jawa Timur ada nasi jagung itu kali ya, saya juga tadinya tidak terlalu suka nasi jagung itu, tapi lama-lama, kok ya enak juga lo kalo dimakan sama urap, ikan asin dan sambel.
    Yummy!

  6. Jika bahannya singkong yang dijemur maka di Jatim disebut gaplek. Bisa dibuat nasi atau tiwul
    Saya pernah makan makanan ini. Enak khan
    Terima kasih artikelnya yang informatif
    Salam hangat dari Surabaya

  7. Bagian dari diversifikasi pangan mBak.
    Terima kasih, melalui postingan ini, pengesahan nasi oyek dinikmati di puskesmas semoga semakin memantapkan sahabat2 lain memperluas penganekaragaman pangan. Salam

  8. Mirip makan singkong dengan urap ya MM. Iya lah bagus ini kalau dibudayakan. Membantu pemerintah untuk program diversifika pangan 🙂

  9. Rasanya mirip tiwul enggak….cuma lihat gambarnya, kayaknya seperti srawut.
    Dulu saya suka sekali makan…nggak tahu kalau ada yang jual tepungnya…di Jakarta ada dijual nggak ya?
    lauknya bisa bervariasi….bisa dengan kelapa muda diparut dengan garam….ada juga dimakan dengan sayur lodeh, ikan asin dll.

  10. sudah lama ga makan oyek saya bu,dulu pernah makan oyek tapi bukan sebagai menu utama tapi buat camilan

    biasanya saya suka taburi gula pasir enaaak 🙂

    *makanan kampung yang ngangenin

  11. Nasi oyek sebenarnya adalah makanan pokok masyarakat di pulau jawa disamping jagung. Tetapi karena pergeseran peradaban zaman, maka sebagian besar beralih kenasi beras, tetapi badan ketahanan pangan lewat kantor ketahanan pangan (KKP) kembali menggalakan makanan sehat dan aman diantaranya nasi oyek. Kami adalah diantara kelompok yg mendapat program tsb. Sebenarnya harga nasi oyek relatif terjangkau. Apalagi nasi oyek yg kami kelola nol kadar glukosa/gula, Tdk spt beras. Dan telah kami kemas 1kg, 3kg, 5kg, 10kg. Harga perkilo dikelompok kami adalah 13rb. Terimakasih

  12. Di daerahku/desaku
    Pengolahan nasi tiwul beda dengan daerah lain
    1. Singkong di kupas terlebih dahulu
    Terus di cacag miring/ di potong terus di rendam air kurang lebih 3hri setelah itu di angkat/di cuci sampe bersih terus di jemur sampai kering. di tempat saya namanya krekel/gaplek.

    2 proses pembuatan nasinya pertama tama krekel /gaplek di tumbuk sampe jadi tepung terus di ayak memisahkan yg masih kasar setah di ayak tepung di kasih air dikit2 biar menjadi butiran kecil2 kaya beras cuma beda bntuknya setlah itu di jemur sebentar buat menghasikan tepung krekel/gaplek jadi butiran kecil.

    3 lalu di masukan ke kukusan untuk di mask. setengah mateng di namakan onggok. di angkat lalu di tupahkan ke tampah untuk di aduk2 sampe merata. Lalu di masukin ke kukusan lagi untuk mematangkan lagi sampe matang. Kalo dah matang di tumpakan.lagi ke tampah di aduk2 sambil di kipasin biar dingin.
    4 untuk menyantapnya lauknya macam2
    Bisa pake cabe goreng oseng daun singkong/ atau kangkung. Ikan asin sambel trasi /bawang urap
    Bisa juga dengn yg berkuah seperti daun singkong di masak pake santan kelapa. Dll lebih nikmat lagi kalo di makan sama daging kambing goreng maknyussss lalap pete dll
    5 kalo yg di namain oyek itu sebenernya prosesnya sama cuma klo oyek di masak setengah matang di angkat terus di jemur sampai kering itu yg di namain oyek/beras singkong.
    Dulu di tempatku di jadikan makanan pokok waktu jamanya presiden soeharto. Tapi semenjak jaman menglami kemajuan lama kelamaan susah juga menjumpai nasi tiwul/nasi singkong. Kalo bukan orang dulu mah gak ada yg bisa bikin. bisa tpi blm tentu enak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here