My Favorite Irresistible Bloggers

69
1250
Bunga Matahari Sunflower

Tahun telah berganti. Apa  yang bisa dicatat sepanjang tahun 2016 lalu? Tulisan ini  tak hendak buat refleksi dan resolusi untuk tahun yang baru. Hanya tahun lalu itu  di blog milik  banyak teman  dan lini masa media sosial bertemu dengan  kata usia cantik.

Apa sih yang disebut usia cantik? Rupanya istilah itu merujuk pada para ibu muda di bawah 45 tahun. Lalu, ibu-ibu lain yang berusia di atasnya sepertiku disebut apa?  Belum ketemu julukannya. Aku  buat istilah baru ah, sebut irresistible saja deh. Predikat ini karena ingat quote berikut :

 “You can be gorgeous at thirty, charming at forty, and irresistible for the rest of your life.” ― Coco Chanel.

Teman-teman blogger tak hanya yang berusia cantik. Banyak lho irresistible bloggers yang kukenal sejak lama. Sebagian sudah tak aktif lagi. Tetapi ada yang  masih setia  terus mengisi blognya sampai kini. Para ibu istimewa ini masih menjalin pertemanan melalui dunia maya, yang walau tak komentar di blog paling tidak  tetap menyapa di FB. Yuk kenalan dengan mereka yang di sepanjang tahun 2016 lalu masih mengisi blognya dengan artikel yang bermanfaat buat banyak orang. Listicle ini kubuat berdasarkan abjad nama mereka ya.

1. Bintang Timur

Bintang Timur tentulah judul blognya, yang kemudian jadi nama beliau di dunia maya. Sebutan akrabnya adalah mbak Irma. Nggak ingat kapan pertama kali datang ke blognya, masih di tahun awal ngeblog deh.

Ibu yang satu ini walau berasal dari   lingkungan  militer yang tegas, seorang anggota PERSIT, tetapi orangnya lembut. Bahkan kopdar dengannya tahun 2012  itu  di mess tentara lho, di bilangan Senen, Jakarta Pusat. Ceritanya niat kopdar pertama di Bandung gagal. Akhirnya pas beliau ada di Jakarta disempatkan ambil waktu di jam istirahat kerjaku untuk datang ke wisma tempatnya menginap. Kopdar singkat tapi berlangsung akrab karena hanya berdua.

Mbak Irma  ini punya  gaya  bahasa yang adem, halus, lembut  dan penuh kasih sayang. Menyimak susunan kalimatnya  aku pun membacanya jadi terbawa ketenangannya, baca kata per kata kalimat per kalimat dengan perlahan. Coba cek tulisannya tentang Khotimah menikah.  Bikin terharu.

2. Ibu Edratna

Ibu Edratna, biasa disapa ibu Enny sudah kukenal sejak awal mulai ngeblog, 2010. Aku masih ingat beliau datang ke blogku yang masih sangat baru.  Pertama kali merasakan deg-degan kopi darat yaitu di 2010 adalah dengan beliau dan 3 blogger lainnya.

Kenangan, pengalaman dan perjalanan seorang ibu adalah judul dari blog beliau. Yang unik beliau dibuatkan blog oleh anaknya dengan theme yang  bertahan sampai kini. Blognya sudah berumur 10 tahun lho.

Ibu Enny seorang alumnus  IPB dan pernah bekerja di bidang keuangan. Beliau sudah beberapa tahun pensiun tetapi hingga kini masih tetap aktif mengajar di beberapa kota di Indonesia. Salut sekali dengan ketangguhan stamina eyang putri dari seorang cucu ini.

Blog beliau banyak diisi dengan tema keuangan dan ekonomi, juga perjalanan. Beliau tak lupa meluangkan waktu untuk relaksasi di lokasi wisata setelah selesai jam mengajar.  Selain itu sangat menarik  mengikuti cerita perjalanan beliau dan rekan-rekan kuliah seangkatan dahulu.  Mereka yang masih sangat akrab ini punya kesepakatan satu kali setahun liburan bersama. Kata bu Enny  begini “Jika kepala sudah penuh dan merasa lelah, maka pikniklah bersama para sahabat”.

Senangnya melihat aktifitas bu Enny, sangat  berharap  di usia pensiunku kelak tetap sehat dan aktif seperti beliau. Oh ya, aku catat artikel beliau  yang ini, Mengunjungi Situs Megalitikum Gunung Padang.

Kopdar meriah tahun 2011, Ibu Edratna berdiri nomor 3 dari kanan, mbak Imelda Coutrier duduk berbaju merah, di antara para blogger senior.

 

3. Evi Indrawanto

Uni Evi kukenal tahun 2011. Beliau berkomentar di artikelku tentang acara jalan-jalan ke bangunan bersejarah di Jakarta bersama sebuah grup, Sahabat Museum. Uni bilang begini “Aiiih keren sekali foto2nya. Untuk acara2 seperti ini ada emak paruh baya gak yang ikut. Kalau ada lain kali diadakan mau dong bergabung”. Kan, akhirnya uni kenalan juga dengan bloger sebaya.

Eh, ndak tahunya si uni ini sekarang luar biasa aktif, jalan-jalan terus. Pokoknya ke blog ibu ini selalu bikin kepengen deh, kepengen ikut maksudnya. Cara penulisannya pun memikat. Coba cek tulisannya tentang  Taman Nasional Jiuzhaigou di Cina sejumput surga di bumi.

Beliau sekarang sebagai salah seorang pengurus di komunitas bloger yang suka jalan-jalan Indonesia Corners.

Mbak Mira Sahid, uni Evi Indrawanto, dan Bunda Lily

Kopdar pertama dengan uni Evi di acara Srikandi Blogger 2014. Di antara sekian banyak emak blogger beliau gampang dikenali dari ciri khasnya yang   selalu tampil  dengan bando di kepala. Di foto ini  uni Evi Indrawanto bersama  mbak Mira Sahid dan Bunda Lily, seorang lagi irresistible blogger yang sedang cuti ngeblog.

4. Imelda Coutrier

bersama Imelda Coutrier

 

Nama salah satu tokoh kartun favoritku  Ikkyu san  yang mendorongku untuk mendatangi blog mbak Imelda Coutrier. Dahulu bila  berkomentar di blog beliau pakai nama Ikkyu san.  Blog mbak Imelda bertajuk Twilight Express. Blog ini berisi tentang  kehidupan rumah tangganya sehari-hari  dengan dua anak lelaki yang ganteng.  Juga serba serbi kehidupan di Jepang.

Mbak Imelda seorang pengajar bahasa Indonesia  untuk orang asing di sebuah  universitas di Jepang. Beliau   bermukim di Jepang bersama keluarganya. Dari blog beliau ini bisa belajar penulisan dengan bahasa Indonesia yang baik tapi tanpa menjadi kaku seperti buku pelajaran sekolah.

Suatu kali saat mudik ke Indonesia ia berinisiatif mengajak kopdar banyak blogger (foto kedua di atas), seru banget deh.  Yuk, simak tulisan terbarunya tentang  percakapan akrabnya dengan putra bungsu,  Pinchi! Sial!

5. Ni Made Sri Andani

Mbak Ni Made Sri Andani adalah seorang dokter hewan yang bekerja di bidang marketing. Warna ungu yang mempertemukan kami di blog. Ceritanya mbak Dani tertarik dengan komentarku di sebuah blog tentang warna fakultasku yang ungu (kalau nggak salah di blog mbak Prih Rynari). Karena warna  fakultas kedokteran hewan juga ungu dia jadi tertarik  meninggalkan komentar di blogku.

Banyak hal baru yang kudapat dari blog  bertema  “Balance life, a journey  for happiness site”.  Mbak Dani yang asal Bangli banyak bercerita  tentang budaya, dan dapur Bali.  Pengetahuan baru buatku yang  tak tahu apa-apa selain pulau Bali sebagai tujuan wisata populer.  Selain itu banyak tema menarik darinya, tentang  aneka jenis kupu-kupu, dan burung, melukis dan merajut. Foto-foto faunanya selalu keren.

Satu tema yang kunanti di blognya yaitu cerita tentang suasana kehidupan flora dan fauna di sungai kecil dekat rumahnya. Menarik, begitu banyak yang bisa diamati. Aku bahkan pernah bilang pengen kopdar di situ saja. Belakangan ini  postingnya  berkisar tentang dapur hidup, menanam  aneka jenis sayur mayur di halaman rumah secara hidroponik. Dan, uniknya dari setiap bahasan di akhir setiap artikelnya selalu ada pembelajaran hidup yang sangat menarik.

Dengan Mbak Dani belum pernah kopdar. Waktu itu sempat  arrange kopdar, tapi batal karena tak ketemu waktu yang pas. Nanti aku rencanakan lagi ya mbak, pengen banget deh ngobrol akrab.

Mau lihat contoh artikelnya, coba deh baca  tentang Ghost surprising deh.

 

6. Prih Rynari

Coretan ringan dari dan tentang  kebon keseharian, itu tema  dari blog milik mbak Prih. Sedangkan  blognya bernama Rynari yang diambil dari akronim nama ketiga putranya yang telah dewasa.

Nama mbak Prih diplesetkan oleh teman-teman jadi Peri Kebun. Ya, karena beliau memang ahlinya tentang kebun, sesuai dengan profesinya sebagai pengajar di bidang tersebut.

Banyak ilmu menarik yang ditemukan di blog milik mbak Prih. Aku terpengaruh semakin menyukai pepohonan ya karena ketemu teman yang jago dan tak pelit bagi ilmu.  Jadi kenal istilah sumawur ing jagad  dari beliau ini. Istilah itu dikenakan pada guguran bunga angsana, laksana confetti  yang menguning bagai emas,  sebuah musim gugur di area tropis.

Mbak Prih mengemas ulasan di blognya berdasar budaya Jawa. Gaya bahasa dan bahasannya khas. Kalimat-kalimat yang dipilihnya bukan to the point tetapi memakai perlambang. Agak  bikin bingung bagi yang belum paham, tetapi toh sekali sudah paham selalu ingin segera membaca posting terbarunya. Ada saja hal baru yang dibaginya.

Perkenalan dengannya terjadi karena kulihat namanya sebagai salah satu peserta giveaway di blog uda Vizon, tentang permainan bocah. Kopdar dengan mbak Prih tahun 2015 di Taman Wisata Lebah di Cibubur. Karena beliau tak pernah pajang foto diri, aku pun tak hendak memajang foto kopdar kami. Kopdar ini terasa masih kurang, kabari lagi ya mbak kalau ke Jakarta.

Genduk Limbuk karya mbak Prih cerita berlatar wayang dengan setting masa kini

Beliau telah  membukukan artikel blognya dalam 2 buah buku Pesona Gerbera Tiga Warna dan Genduk Limbuk. Nanti ya aku cerita tentang buku beliau.

7. Yati Rachmat

sumber : bunda Yati Rachmat

Nama Bunda Yati dahulu kudengar dari  Tamasya Band (RZ Hakim dkk) yang disebut bunda dunia maya. Dulu beliau aktif hanya di Facebook. Tak lama kemudian beliau pun menulis di blog.  Beliau ini sudah dikenal banget di dunia maya lho.

Bunda Yati sudah lama pensiun dan sudah pula bercucu banyak. Tetapi semangat ngeblog dan aktivitasnya ikut di berbagai acara blogger sangat patut ditiru. Beliau seorang yang sangat bersemangat. Ngomong-ngomong aku pernah menang di giveaway di  blognya. Oh ya ini kisah jalan-jalannya bersama keluarga di Lombok.

Itulah 7 orang   emak blogger usia mapan   favoritku.  Terima kasih banyak atas pertemanan dan saling komentar dan saling ngelink he.. he.. di blog selama ini. Teman-teman kenal dengan  irresistible blogger lainnya? Kenalkan denganku dong.

 

 

 

69 COMMENTS

  1. Wah….tersanjung sekali dikupas mbak Monda bersama Jeng Irma, ibu Enny, mbak Imelda, uni Evi dan mbok Ade yg juga saya kagumi. Mbak Monda sang peri museum bermata cagar juga mewarnai minat saya untuk ngulik sejarah. Terima kasih mbak Monda tuk persahabatan indahnya. Salam hangat

  2. Aku seneng banget bisa “kenal” mbak Monda gara2 blog hehehe. Btw, baru ngeh kalo mau komen ke blog mbak Monda kudu bukan browser dl nih. Happy new year yaaa, keep blogging 🙂

    • Happy New Year Dila
      aku juga suka banget sama Dila yang lincah he.. he..
      iya, dari wp reader nggak bisa langsung komen lagi, agak menyulitkan ya Dila? maaf ya

  3. Irresistible….Hahaha..suka istilah ini….
    Ya kopdar pertama kita sewaktu acara Srikandi Blogger ya MM. Senang sekali dari dunia maya pindah ke dunia nyata ????????

    • nah kan siapa yang bisa menolak pesona uni Evi yang lincah ke sana kemari dan lihai mengolah kata

  4. dari semua yg tersebut di atas, saya kok baru mengenal Bunda Yati Rachmat saja ya. duh kuper sekali saya ini di dunia perblog-an 🙁 btw, saya penasaran dengan buku Gendhuk Limbuk-nya Mbak Prih. apa di gramedia ada ya..?

    • silahkan mbak Rita kenalan dengan para blogger senior ini..
      buku Genduk Limbuk itu self publishing, boleh kontak langsung dengan mbak Prih ya

  5. Mbak Monda…duh, smakin kagum dgn silaturahmi dan ‘pengarsipan’ mbak Monda dlm banyak hal.
    Jadi ingat ke masa kita rutin bertukar komen di blog. Seiring waktu, silaturahmi itu berubah bentuk menjadi semakin jarang bahkan sy sempat menghilang. Alhamdulillah pertemanan kita masih terjaga sampai skarang ya, mbak…jauh di komen, tapi tetap dekat di hati…
    Trima kasih buat posting menyentuh ini.
    Smoga pertemanan kita bertahan selamanya, lewat beragam cara yg skarang banyak tersedia…tetep semangat nge-blog, mbak Monda…peluk hangat sy buat mbak…

    • Insha Allah mbak, banyak cara silaturahmi sekarang ini ya..
      tapi tetap beda lho mbak silaturahmi lewat tulisan di blog, selalu rindu tulisan mbak Irma yang hangat dan menyentuh

    • ngeblog itu memang enak buat relaksasi, tapi kalau tanpa komitment dan hobi juga nggak akan jalan ya mbak

  6. Irresistible… Aah..suka dg istilah ini.. Alhamdulillah sy jg mengenal dan mengagumi blogger2 keren itu..mskpn blm pernah kopdar.. Dan alhamdulillah sy mengenal, mengagumi & pernah kopdar dg mba Monda yg cantik & kalm ini…
    Salam irresistible mba…

  7. Wah, wah, wah, serasa membesar nnih teliunga bunda membaca ini — kereeen bunda masuk jadi salah satu Your Favorite Irresistible bloggers. Terima kasih, Mbak Monda. Ada lho satu lagi yang bunda kenal online pada tahun yang sama dengan Monda kenal bunda tuh dan kenalnya juga dari Mas Bro Hakim. Beliau ini mantan Pramugari lho, sudah menerbitkan buku pulak. Hayooo…siapa? Masa sih gak inget. Beneran gak inget atau memang belum kenal nih? Oke deh, daripada mikir kelamaan bunda bilangin aja deh. Bunda sangat ingin kopdaran sama beliau ini, tapi koq ya gak pernah keturutan. Naa…beliau adaalaah Bunda Lily Suhana. Btw bolehkaah link postingan ini bunda tarok di TL Facebook bunda? Boleh ya, boleh, boleh, boleh…hehehe…#mutusinsendiri

    • oh iya bun , Bunda Lily juga ksebut namanya di nomor 3
      hanya karena Bunda Lily sedang cuti ngeblog namanya nggak kumasukkan
      beliau ini blogger pertama yg kukenal

  8. Salam hangat Bunda, smg silaturahim menambah keberkahan.., Aamiin YRA…. ????

    Mohon bimbingan dan do’a restu ya Bun..,  
    “You can be gorgeous at thirty, charming at forty, and irresistible for the rest of your life.” ― Coco Chanel.

  9. Suka banget ama postingan yang terbaru ini kak Mon.

    Salut sama senior-senior yang kak Mon sebut diatas..luar biasa. Selain mereka punya pekerjaan hebat, mereka juga mau berbagi pengelaman mereka melalui blog.

    Buat semu blogger2 senior, salam hormat dari saya. Salam kenal 🙂

    • iya beliau2 ini walau sempit waktu luangnya tapi karena cinta banget sama blog, tetap saja punya waktu buat mengisi blog

  10. wahh iya kedokteran hewan warnanya ungu emang mba.. *alumni juga soale

    bunda yati itu keren beud bisa online, masukin kode html, gmaps dll kita tinggal ngarahin saja walau jarak jauh bunda cepet banget bisanya :”) dimana mamaku yg belum seumur bunda yatu aja gaptek :v

    • oh Echa jug drh, pantesan deh animal lover juga//
      iya bunda Yati itu jago, emang orangnya juga pinter ya..dan stamina oke banget, masih suka naik ojek ke mana2

  11. Mbak Monda…..
    Makasih masih diingat…
    Jadi malu karena blogku udah lumutan…
    Makin sulit nih cari waktu nulis…

    Btw makasih ya…mesti semangat nulis lagi nih

    • ibu, terima kasih lho ya..
      pengalaman ibu yang sedemikian banyak itu masih tetap mau dibagi buat kami
      ditunggu cerita2 ibu yang lain

  12. Aku kenal 2 bloger saja yakni mba Andani dan bu Prih, lainnya nanti aku mampir ke blog mereka 🙂 . Pengalaman hidup mereka yg dituangkan melalui tulisan menginspirasi kita nih para bloger junior 😀 .

    • tiap blogger punya sisi positif, kita saling belajar ya Nel..
      aku juga belajar banyak dari blog Nella lho

  13. Mba Monda, masih cantik. Tulisannya buat sejuk.
    Aku Pertama kalau jejak ke sini. Insya Allah balik lagi^^
    Tetap menginspirasi ya mba^^

    • kalau sudah jatuh cinta dengan blog, rasanya sulit berpaling walau udah lama ngeblog ya, nggak ada bosannya

  14. waduuuh irresistible ya 😀
    Terima kasih banyak mbak Monda sudah memasukkanku dalam grup perempuan-perempuan hebat ini. Semoga aku bisa terus ngeblog ya…..

    tabik

  15. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Monda….

    Alhamdulillah, di berapa pun usia kita yang sudah melebihi 45 tahun ini, semnagatnya tetap mantap ya. Usia hanya angka yang boleh dibilang tetapi semangatnya boleh mencapai setinggi gunung everest dalam pertemanan. Untungnya mbak Monda dapat melakukan kopdar dengan hampir semua yang saya kenali di dunia maya walau sebahagiannya tidak pernah bersapa hanya membaca komentar sahaja di blog mbak.

    Tahniah buat semua ibu-ibu yang hebat di atas.
    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    • wa alaikum salam, iya kak insha Allah kalau suka ngeblog pasti blog akan terisi terus dan blog pun mampu mengikat silaturahmi

    • trms kunjungannya Sari,
      iya sayang sebagian dari mereka hanya agak jarang ngeblog sekarang, jadi kangen tulisan2 khasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.