Kisah Mimosa pudica si Putri Malu

52
2678
Mimosa pudica

Mimosa pudica "kembang putri malu"
Mimosa pudica “kembang putri malu” . This is my entry for Weekly Photo Challenge : Tiny

 

Di pelajaran  Biologi jaman SMP dulu pak guru  pernah bertanya seperti ini  ”Apakah tanaman bisa bergerak?”  Para murid serentak menjawab  kencang : ” tidaaak ……” dengan keyakinan sepenuh hati.

Tentu saja para murid menjawab demikian. Kami sangat yakin dengan jawaban itu. Semua orang juga tahu tanaman tak punya tangan dan kaki bukan? Tanaman tak akan bisa berpindah tempat bila tak dipindahkan.

Ternayata jawaban kami disalahkan.

Walaupun tak tampak jelas, sejatinya tanaman  itu bergerak. Kata pak guru  sama seperti manusia dan hewan, tumbuh-tumbuhan pun bergerak. Pergerakan tanaman itu bukan berpindah tempat.  Ada  jenis tanaman tertentu  yang pergerakan tumbuhnya ke arah sinar matahari, ada pula yang bergerak karena sentuhan, dll.

Karena adegan tanya jawab di ruang kelas  itu aku jadi ingat terus nama dan sifat si  Putri Malu alias Mimosa pudica. Almarhum bapak  guru memberikan si putri ini sebagai contoh   tanaman yang sensitif terhadap sentuhan. Siapa sih yang tahan tak menyentuhnya kala melihat tanaman putri malu ini? Ketika melihatnya pastilah tangan atau kaki iseng sengaja menyenggol daunnya, senang melihat daunnya menutup, ditunggu lagi hingga daun terbuka lalu disenggol disenggol lagi. Begitu terus sampai bosan.

Cerita di balik pengambilan foto tanaman ini pun sangat mengesankan. Mimosa yang sedang berbunga ini adalah tanaman liar penutup tanah. Tentu untuk memotretnya harus merendahkan badan mensejajarkan diri dengan tingginya.  Aku pun harus jongkok di semak, harus sedekat mungkin dengannya, karena saat itu hanya bawa tepon genggamku. Nggak disangka ada serangga kecil sejenis lebah yang sedang mendekatinya juga. Lebah kecil ini bersayap tipis sekali  dan transparan yang dikepakkan dengan kencangnya. Sesekali mengambil jarak dari si putri malu bila lebah mungil ini mendekat ke arahku. Alhamdulillah, beruntung  bisa dapat momen kegiatan si lebah ini memuaskan naluri hidupnya.

Dunia tumbuh-tumbuhan itu punya banyak hal unik yang ketika disimak bisa membuka wawasan baru. Dari sosok tanaman sekecil ini pun ada sesuatu yan menarik. Mimosa, adalah tanaman berduri yang sering ditemukan di tanah yang tak tergarap di antara tumbuh-tumbuhan liar lainnya. Tanaman ini dianggap sebagai hama dan dibabat bila lahan akan ditanami.  Bunganya berwarna ungu mempesona, sangat kontras, dan langsung terlihat di antara kehijauan dedaunan dan warna tanah yang coklat kemerahan.  Tetapi yang mampu menarik perhatian orang adalah gerakan daun-daunnya yang menguncup membuka apabila disentuh.

Ketika browsing untuk cari keterangan tentang Mimosa dapat artikel menarik dari tahun 2014 (http://www.sci-news.com/biology/science-mimosa-plants-memory-01695.html

Tulisan tersebut adalah hasil penelitian Dr Monica Gagliano, dkk dari the University of Western Australia. Para ilmuwan ini  melakukan percobaan seolah-olah  Mimosa adalah hewan.  Tujuan penelitian adalah mengamati ingatan jangka panjang dan pendek Mimosa. Percobaan di lakukan dengan cara berulang-ulang meneteskan air pada daun di lingkungan yang terang dan kurang terang.   Awalnya Mimosa menguncupkan daunnya. Lama kelamaan Mimosa tak lagi menutup daunnya karena diduga  tanaman ini sudah menyadari tetesan air berulang tersebut tak merusak. Kemampuan mengingat ini didapat hanya dalam beberapa detik. Proses ini terjadi karena ada  mekanisme pelepasan sinyal kalsium di dalam sel Mimosa.

Artikel lain dari Kew Royal Botanic Gardens : Robert Hooke (1635-1703)  salah satu orang pertama yang meneliti gerakan  Mimosa pudica.  Saat itu diduga tanaman putri malu ini  memiliki otak dan saraf seperti hewan. Di kemudian hari temuan ini diperbarui.  Ditemukan bahwa daun Mimosa  melipat  diakibatkan  proses kimiawi. Karena adanya sentuhan atau pergerakan udara  akan merangsang  tanaman mengeluarkan senyawa  kimia, sehingga air keluar dari vacuola sel dan sel menjadi mengkerut.

Fakta lain tentang Mimosa pudica yaitu tanaman ini  mengandung mimosine. Dalam jumlah besar  zat Mimosine tersebut  bersifat toksik atau beracun  bagi manusia dan hewan.

Menarik ya informasi yang bisa dikumpulkan dari tanaman berduri berbunga ungu cantik ini, Mimosa pudica sang putri malu.

52 COMMENTS

    • alhamdulillah itu obyeknya tenang jadi bisa dapat fotonya walau abis itu ngap2an nggak kuat jongkok
      terima kasih ya mbak Ratu

  1. Waah aku baru tau kalo mimosa ini punya kemampuan mengingat.. Kmrn pas ke aceh, aku ngajakin anakku ke rumahku yg lama, krn aku inget di halamannya ada banyak tanaman mimosa dan putri malu. Wuaaah anakku happy banget pas liat tanaman ini menguncup pas disentuh 🙂 . Jd inget pas aku kecil dulupun, aku suka main2 dengan mimosa dan putri malu

  2. Ya, tiba2 saja ingat ini kembali ke masa lalu saat belajar biologi atau anfistum saat kuliah. Mimosa pudica, tanaman yang mudah dikenali karena gerakannya yang mudah dilihat mata manusia. Keren ya?

  3. Aku masih sering liat si putri malu ini di dekat sawah atau malah sering main-mainin ini ketika habis ziarah di malam anakku. Di depan gerbang makamnya banyak putri malu. Ternyata tentang putri malu lebih dalam dari sekadar yang selalu kita lihat ya.

    • pasti ada kandungan salah satu species Mimosa yang harum mbak..
      kalau si putri malu ini kan nggak aromanya ya

  4. Aku baru tahu bun putri malu ada bunganya juga. Udah lama rasanya gak ketemu sama daun putri malu ini. Dulu waktu SD di deket sekolah banyak daunnya. Jadi disepanjang jalan pergi dan pulang kegiatannya cuma nendang-nendangin putri malu ini aja, hahaha

  5. Aku nih, selalu nggak tahan buat nggak nyolek putri malu klok pas ketemu. Colek nutup. 😊
    Btw aku baru tau detailnya mimosa pudica ini
    Selama ini cm tahu klok mimosa pudica adlh salah satu contoh bahwa tanaman jg bergerak. Sm seperti cerita mbk di awal itu dah. Cuma tahu sebatas itu. 😔
    Jd makasih bnyak sharenya ya mbk.

  6. Sejak dulu tak pernah bosan menyentuh dan takjub tiap ketemu Mimosa ini. Kemarin2 Vay sempat tanya di mana bisa ketemu — mungkin karena dia baru belajar di sekolah ya — dan maminya bilang terakhir pegang waktu ke Bogor, which is itu jauh sekali.
    Di mana ya di taman Jakarta ini yang ada Kak? Biar bisa bawa Vay untuk melihat tanaman liar tapi cantik ini.

    • sepertinya belum pernah lihat Mimosa di taman di Jakarta deh..
      lokasi foto itu di Ciater
      nanti kalau ketemu aku kabari ya, insha Allah

  7. Menarik sekali kisah si putri malu ini. Kalau pernah jadi obyek penelitian di Western Australia, pasti jenis tumbuhan ini ada di daerah tropis Australia. Dulu waktu masih kecil suka bermain menyentuh tanaman ini dan waktu itu kita menyebutnya dengan tanaman pis kucing (sebutan di daerah Surakarta dan sekitarnya).

  8. Waduh, SMP aku bandel2nya mbak, suka nggak nyimak. Tapi ingat sedikit aku dulu nyebutkan genus mimosa-mimosaan wkwkwk

  9. kalo jalan jalan ke gunung
    atau kemana saja yang banyak tanamannnya
    putri malu lah yang paling ku suka

    karena kalo disentuh, langsung nutup gitu daunnya
    kayak sulap aja, ajaib

  10. waaah…ini tanaman favorit bungsuku kak monda.Kalau belanja ke warung, sering banget mampir di tempat mimo 🙂
    waah…gak nyangka mimo ini punya ingatan yah..TFS 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.