Melepas Selera

27
182
sayur letuk-letuk

Melepas Selera kuterjemahkan dari bahasa Minang  “malapeh salero “ yang dituliskan Mamih Lily tersayang  di komentar terdahulu “Festival Kuliner Minang nan Rancak”.

Melepas selera kurasa bisa dilakukan siapa saja yang menemukan kembali masakan kesukaannya sejak kecil..   Entah itu mahasiswa kost yang liburan pulang ke rumah orang tua, atau para keluarga pemudik yang pulang ke kampung halaman. Masakan kesukaan itu mungkin masakan ibu atau jajanan di sekitar tempat tinggal kita. Lalu, apa masakan atau makanan kesukaananmu teman?

Ketika kami menginap di rumah mama minggu lalu, mama menyediakan sayur daun ubi tumbuk biasanya padanannya gulai ikan sale, keduanya khas dari Tapanuli,  atau sambal lado ikan mas.

daun ubi tumbuk

Cara memasak  daun ubi tumbuk sebetulnya tak rumit, hanya jarang menemukan rimbang di sini. Rimbang itu jenis terong bulat kecil mirip leunca, yang membuat daun ubi (singkong) menjadi lebih manis. Untuk membuat gulai ikan sale juga biasanya mama menunggu kiriman dari kampung. Ikan sale  itu dibuat dari ikan limbat asap,  sejenis ikan lele dari sungai .

Bagaimana rasanya  mencicipi  makanan rumahan  kesukaan sejak kecil? Pasti teman bisa merasakannya, seperti menemukan harta karun bukan  ? Kita  makan  akan sangat lahap, bisa berulang-ulang menambah bukan? Seolah-olah tak mengenal kata kenyang? He..he… jangan ya, berhentilah sebelum kenyang.

Lain lagi makanan  pelepas selera di rumah mertua. Karena berbeda suku, jenis makanan yang dikenal sejak kecil tentu saja ada perbedaan.  Salah satunya adalah sayur letuk-letuk yang  terbuat dari aneka sayuran seperti labu kuning, putren atau jagung muda, kacang panjang, dan jangan ketinggalan daun kemangi yang membuat sayur terasa wangi dan segar.  Jika ingin mencoba memasak sayur letuk-letuk bisa dilihat resepnya di b

sayur letuk-letuk

log lama ya.

SHARE
Previous articleUntannun Kameloan
Next articleKok Tawuran ?

27 COMMENTS

  1. […] dengan bahan dasar labu kuning bernama letuk-letuk  ini jadi  salah satu makanan  kesukaan untuk melepas selera di keluarga suami.  Lauk pelengkapnya adalah ikan goreng garing dan sambal mentah (hanya cabe, […]

  2. Sampai seumuran gini, belum pernah mencoba masakan tapanuli daun singkong tumbuk itu Mbak Mon..Mungkin harus bikin sendiri kali ya..Terus ikan sale, walah pasti enak ituh..:)

    • jarang memang ada rumah makan masakan Tapanuli…
      tapi di Veteran Rempoa ada rumah makan Padang Sidempuan, kalau pengen coba uni..

  3. Duh… aku jd kangen sayur daun ubi tumbuk nih gara2 baca postingan ini…waktu tinggal di Medan, sering banget mkn kuah yang satu ini. Nikmat banget, apalagi dimakan dg nasi hangat plus sambal lado teri medan – kacang. Hm…. laper aku kak….. 🙂

  4. Kalo saya malapeh salero dengan tahu tek, nasi goreng merah surabaya, pecel, gado-gado siram dan masakan jawa timur Mba Monda. Kalo daun ubi dimasak santan saya juga suka Mba. Tapi entah sama atau tidak ya.. Hehehe..

  5. Kapan-kapan mau melepas selera di rumah bu dokter ach. Dulu komandan saya suka ngirim arsik ikan emas he he he he.

    Selamat pagi sahabat.
    Terima kasih atas artikelnya yang menarik dan inspiratif

    Jangan lupa mengikuti kontes Unggulan Indonesia Bersatu lho ya

    Terima kasih.

    Salam hangat dari Surabaya

  6. sayur ubi tumbuk memang enak ya mbak..kebetulan saya punya tetangga orang batak…dia sering kirim masakan ini ke rumah…..:)

    di batam banyak juga pedagang ikan salai mbak…tapi saya belum pernah mencoba memasaknya, habis nggak tahu cara mengolahnya sih…

  7. wuih….mantafff………si mamih pastinya ngiler lihat penampakan si daun ubi tumbuk itu, BunMon
    pingiiin dunk malapeh salero makan sayur daun ubi tumbuk itu bareng BunMon 😛
    salam

  8. Gulai daun ubi tumbuknya mengingatkan masakan ibu saat kami kecil hanya tanpa rimbang, sedap nian. Selamat melepas selera.

  9. kemaren waktu saya pergi pesta ke tempat orang yang bersuku mandailing disnii menunya juga daun ubi tumbuk mbak…kok bisa sama yaa 🙂

  10. Karena aku gak kemana mana jadi melepas seleranya ya kalau keluar kota bunda.. kayak klo ke jakarta pengen makan roti bakar edi.. hahahaha.. gak banget yak 😛

  11. Saya membayangkan makan nasi liwet hangat dengan sayur daun ubi tumbuk, sepertinya mak nyus banget ya, Bu Dokter.

  12. Wau … keren … langsung male bituha … hahaha … mantap, mari kita explore kuliner nusantara ….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.