Lirik Lagu Mande Mande

34
1138
Oleh-oleh Ambon : sarut, haluadran (kue cincin), halua kenari, kue puyer, roti kenari, bolu kenari
Oleh-oleh Ambon : sarut, haluadran (kue cincin), halua kenari, kue puyer, roti kenari, bolu kenari


Melihat foto oleh-oleh dari Ambon Manise ini jadi teringat lagi eksostisme salah satu propinsi di Indonesia Timur. Kota dan pulau Ambon di propinsi Maluku ini punya kekhasan kuliner yang tak ditemui di daerah lain. Jenis makanan yang terkenal dari sana seperti sagu dan papeda dan ikan kuah kuning. Kue-kue kecil dari sana juga khas. Oleh-oleh ini dibawakan temanku yang baru pulang dari kampungnya di Bandaneira sana. Kue-kue dari Maluku ini diperkaya dengan pala dan kenari yang memang banyak ditemukan di Maluku. Rempah-rempah itu yang mengantarkan bangsa Eropa menjelajah jauh ke timur,maka tak heran sebagian makanan di daerah ini pun terpengaruh budaya Eropa.

Dan entah kenapa ya, mungkin karena saat merapikan folder foto terlihat foto oleh-oleh ini jadinya serasa ingin menggumamkan lagu-lagu Maluku yang bertahun-tahun lalu pernah akrab di ruang pendengaran. Banyak lagu Maluku yang pernah di dengar, tetapi yang tiba-tiba saja kurasakan selalu berulang muncul jauh di lubuk hati adalah alunan melodi syahdu lagu Mande mande. Lagian sudah lama juga nggak share lagu-lagu daerah.

Sepintas kata mande itu sama dengan bahasa Minang, yang artinya ibu. Entahlah, aku tak paham arti mande dalam bahasa Maluku ini, berbeda atau malah sama. Lirik lagu Mande mande ini singkat saja, hanya dinyanyikan berulang kali.. Tempo lagu ini aslinya agak lambat, mendayu, tetapi dibawakan oleh Daniel Sahuleka diimprovisasi menjadi sedikit lebih cepat. Apakah sahabat pernah dengar lagu ini?

 

Mande-mande, ana kona e mande
Kalau rasa bagai mana, beta pulang kawin dengan se
Sahu reka-reka, gaba-gaba ampa buah
Kalau nona sayang beta, mari dekat dekat-dekat jua

Malayo, malayo, malayo
Malah di tinggal, lah di tanjung-tanjung yo
Malah di tinggal, lah di tanjung, tanjung-tanjung yo

 

34 COMMENTS

  1. Cari di google arti mande-mande juga gak ketemu, malah ketemu blog nya Bunda lagi. -_-
    Ris baru kali ini juga ngedengarnya Bun.

  2. iya ya mande itu artinya ibu dalam bahasa minang.

    kalau gak salah bung hatta pernah lama di Banda Neira ya…

    salam
    /kayka

  3. Teringat Hatta yang pernah tinggal di Bandaneira. Hatta khan orang Minang, kalau dengar lagu ini. Gimana menurutnya? Hehehehe…!!! Salam kenal dari Solo

  4. Belum pernah dengar lagu ini, Mbak. Tapi dari saya zaman SD, memang lagu-lagu Maluku sih yang menurut saya paling bagus dan berkesan di hati :hehe. Dari nadanya yang semangat, terus liriknya yang kaya makna. Ah, semoga suatu hari nanti bisa menjejak di tanahnya juga, seperti dirimu!

    • aku mampir di Maluku cuma transit aja Gara
      tapi waktu di Papua itu banyak bergaul dengan teman2 asal Maluku

  5. baru inget..

    itu lagu dulu dibikin dan dinyanyiin daniel sahuleka terinspirasi dari nakjadimande.. 😛 😛

    lagunya asik ya kak..!

  6. Ya …
    Saya tau sekali lagu itu …
    Salah satu yang bagus dibawakan oleh Elfa’s Singer …

    Ah jadi pengen main lagu ini nih …

    Salam saya Kak
    (6/6 : 11)

    • kayaknya sih beda artinya ya
      gitu itu bahasa daerah kita, berbeda arti kadang juga bikin kelucuan

      • ada sebagian paling dilirik “Malah di tinggal, lah di tanjung-tanjung yo” harusnya di tambahin lagi Malah di tinggal, malah di tanjong-tanjong yo.. heheheh

        sedikit info aja arti mande itu saya kurang tau ya, mungkin artinya sama juga dikarenakan ada beberapa persamaan bahasa antara padang dan maluku seperti mobil, bahasa padang menyebutnya “oto” sedangkan bahasa ambon atau maluku juga menyebutnya “oto”.
        hehehehheheh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.