Kumpul Silaturahmi di Lemongrass Bogor

10
602
Lemongrass Kopitiam Bogor

Suatu hari di akhir pekan beberapa saat lalu akhirnya bisa  mampir dan makan di resto Lemongrass Kopitiam Bogor. Tempat ini pernah kubaca di blog beberapa orang teman. Btw, ini bukan review berbayar he.. he.. cuma mau catat kesempatan kumpul-kumpul saja.

Hari Minggu saatnya kumpul keluarga setelah cukup lama tak bertemu dengan kakak adik ipar dari pihak Lampung. Kakak ipar nomor tiga yang kami sebut uni, mengajak jalan ke Bogor. Nggak hanya kami sih, tetapi juga  ada 6 keluarga  yang tinggal tersebar di Jabodetabek he.. he.. banyak ya.. Maklum keluarga besar, tetapi itu belum semuanya lho.

Lemongrass Resto Bogor

Karena jarak rumah kami semua cukup jauh agak jarang bisa bertatap muka secara langsung. Pesan almarhumah ibu mertua jangan sampai kakak adik jadi tercerai berai dan merasa asing karena sudah tak ada induknya lagi. Kakak adik harus tetap kompak katanya. Demi mempererat silaturahmi dan tali persaudaraan terutama  juga agar anak-anak bisa lebih akrab dengan para sepupunya, maka kami sepakat berkumpul dalam waktu tertentu, nggak usah nunggu Lebaran.

Titik temu di pintu keluar tol Bogor. Di Bogor  sekarang banyak restoran yang keren dan suasananya nyaman. Tujuannya ke mana, kami belum tahu, ikut saja konvoi di belakang mobil uni, karena uni yang mau traktir.

Lokasi resto Lemongrass Kopitiam ini di salah satu jalan utama kota Bogor. Area parkir resto  yang dilapisi paving block tak terlalu luas dipenuhi banyak kendaraan. Lahan parkir sudah tak ada tempat lowong, bahkan kami harus memutar dulu sambil menunggu ada kendaraan yang keluar. Kuduga restoran sudah penuh, terlihat dari antrian di dekat pintu masuk. Alhamdulillah, uni  sudah pesan meja karena rombongan cukup besar.

 

Lemongrass Resto Bogor

Pemandangan yang pertama terlihat di bangunan resto ini ada sebuah kolam kecil berair jernih dan taman kecil yang hijau mengelilingi bangunan berlantai dua. Yang unik pintu masuknya terletak di sisi kanan bangunan, melewati lorong yang di dindingnya dirambati tanaman  jenis markisa (Passiflora) berbunga merah indah. Di ujung lorong ada nama restoran yang dikelilingi tanaman hias berdaun bercak putih yang sering disebut beras tumpah, bambu Jepang, palem  dan  juga beberapa buah lampu hias dari   tembaga (di foto pertama).

Impresi yang timbul adalah bangunan megah yang menyatu dengan alam. Eksterior dan interior terlihat kekinian, instagramable. Di meja panjang tempat menyiapkan sajian ditata cantik dengan meletakkan pecah belah khas Tiongkok seperti  guci  keramik khas berwarna biru cerah  yang sering disebut dengan royal blue, rantang makanan dari kayu bercat merah, juga lampu hias dan pot tanaman dari tembaga yang diisi dengan Xanxivera. Kopitiam ini berasal dari budaya campuran peranakan Melayu dan Tiongkok, tak heran interior pun ikut menunjang.

Di luar terasa sepi, tetapi ketika sampai di dalam pengunjung sudah ramai. Hampir tak terlihat ada meja yang kosong. Yang antri menunggu giliran juga masih panjang. Untunglah uni sudah memesan tempat. Jadi kami bisa melenggang santai ke lantai dua. Di lantai dua ini pun hampir penuh. Jarak antar meja agak rapat, kurang privasi sih menurutku.

 

Lemongrass Resto Bogor

 

Lalu bagaimana pilihan makanannya? Uni yang sebelumnya  sudah pernah makan di sini kasih rekomendasi ditambah pilihan sesuai selera tiap anggota. Ada banyak pilihan di daftar menu, mulai dari makanan ringan seperti roti bakar aneka rasa dengan nama-nama yang keren, dimsum, sup, salad, aneka nasi (nasi lemak, nasi hainam, nasi goreng, dll), aneka mi, masakan ayam / bebek. Dan tentu berbagai jenis minuman yang di fotonya terlihat sangat menarik.
Nah, ini  sebagian yang kami coba, tapi lupa catat nama makanannya ha.. ha.., keasyikan ngobrol sih (dan ada foto yang ngeblur he.. he..)

 

Minuman yang berwarna biru itu pesananku,  tertarik karena warnanya tak lazim, dan alhamdulillah menyegarkan, walau agak terlalu manis untukku. Pak suami pesan mi ayam, yang katanya cukup enak tetapi belum terlalu istimewa. Chicken salad yang jadi favorit  sebagian besar dari kami.  Tapi soal rasa itu individual ya.  Karena suasananya nyaman dikelilingi anggota keluarga dan makan saling  cicip dan rebutan semuanya jadi terasa nikmat deh. Apalagi pas laparnya pas traktirnya, semua hidangan ludes tandas.
Untuk harga masih pantas di kantong.  Harga toast alias roti bakar  berkisar  Rp 20.000 –  Rp 30.000, dimsum Rp 20.000 –  Rp 40.000. Makanan lainnya pun masih tak berbeda jauh harganya kecuali masakan ayam/bebek/sapi/seafood ada yang mencapai harga Rp 130.000.

Jadi bagi yang ingin wisata kuliner di kota hujan Bogor ini, Lemongrass kopitiam ini bisa jadi pilihan deh.  Tempatnya asyik untuk kumpul keluarga atau hang out bersama sahabat.

Lemongrass :   Jl Pajajaran No 21, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor.

10 COMMENTS

  1. salah satu tempat yang direkomendasikan nih sama teman2 katanya kalau mau makan2 diBogor, di tempat yang cozy dan aksesnya mudah dari pintu tol … baca2 dan lihat fotonya jadi kepengen 🙂

    • oh iya betul, dari pintu keluar tol Bogor memang gampang banget dapatnya, tempat janjian yang menguntungkan

    • konsep resto2 sekarang sepertinya mementingkan tampilan yang menarik supaya asyik buat foto2 instagram he.. he..

  2. Tempat dengan menu lengkap memang cocok jadi pilihan untuk kongkow keluarga dan teman.
    Kalau main ke Bogor lagi bareng teman-teman, tempat ini bisa jadi pilhan nih.

  3. Pas liburan tahun baru kemarin sempat mau makan siang di sini. Tapi jadi ragu karena rame dan sempat dengar katanya tempatnya sendiri bagus untuk foto-foto, tapi soal makanan kurang. Ya memang balik lagi ke masing-masing selera ya. 🙂

  4. Sik asik ngariung kumpul keluarga besar ya mbak. Merasakan sekali pesan Bunda untuk mengikat kebersamaan kakak adik.
    Lemongrass yg mudah dijangkau dijalur utama Jl Pajajaran memudahkan akses ke toll mau lewat Baranangsiang ataupun Warungjambu ya mbak.
    Salam hangat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.