Ketika Musim Durian Tiba

21
958
Bunga dan buah durian muda

Ketika musim durian tiba, si raja buah tersebut tumpah ruah di mana-mana. Di setiap sudut kota bertebaran kios-kios pedagang buah khas dan unik ini. Bahkan kios yang mengobral dagangannya pun laris manis. Pembeli berkerumun memilih buah durian ukuran kecil yang sebagian sudah terlihat terbuka. Entahlah masih enak atau nggak. Durian seperti ini dijual seharga Rp 10.000 per buah. Harga yang sangat murah di ibukota, karena durian kualitas baik harganya tergantung ukuran bisa mulai dari Rp 35.000, – per buahnya.

Durian, si raja buah, dianggap sebagai buah yang paling berbau. Tak semua orang suka. Aromanya dikeluhkan sebagian orang seperti bau busuk. Di keluarga kecil kami pun terbentuk kubu pecinta dan pembenci durian. Aku termasuk yang kubu pertama tentunya. Lihat saja  nih poseku dengan durian yang sangat nikmat ini ketika menjelajah Sumatera Barat, tepatnya di luar kota Sawahlunto, beberapa tahun lalu. Kala itu setiap sore tak dilupakan dengan menutup hari jalan-jalan dengan nongkrong di pedagang durian pinggir jalan. Salah satu putriku yang tak suka durian hanya menunggu di dalam mobil.

Nggak pernah bosan ya cerita tentang durian.  Bagaimana nggak, karena ada sebatang pohon durian yang sedang berbuah lebat persis di depan mata. Pohon ini  ditanam di halaman bangunan kosong milik sebuah instansi di  seberang puskesmas. Jadi setiap hari  bisa melihat perubahan sejak mulai berbunga hingga menjadi buah yang siap santap.  Ketika pohon durian ini sedang  berbunga sangat lebat bersamaan dengan musim angin yang sangat kencang. Setiap pagi ketika si bapak menyapu halaman ada saja orang datang mendekat untuk meminta bunga durian yang gugur. Jumlahnya cukup banyak untuk dibuat menjadi sepiring tumis kembang durian.

Pohon durian yang hanya satu batang  ini cukup tinggi, cukup sulit untuk foto bunga dan buah durian di atas pohon he.. he…  Bunga durian muncul pada cabang yang telah tua dan sebagian berbunga di ujung ranting. Warna bunganya krem ( tergantung jenisnya bunga durian punya beberapa variasi warna, mulai dari putih sampai merah).   Foto yang dibuat ini dari bunga yang  berjatuhan di atas semen penutup lahan parkir. Sisa-sisa pungutan yang akhirnya kupotret.

Akhirnya dari ribuan bunga menjelma jadi ratusan bakal buah, lalu jadi puluhan buah kecil, hingga yang bisa bertahan hingga menjadi durian siap santap hanya beberapa buah saja.

Bunga / kembangg durian gugur
Bagian-bagian bunga durian

Bunga durian termasuk golongan bunga sempurna, karena memeiliki alat kelamin jantan (benang sari) dan betina (kepala putik). Yang dimasak menjadi tumis kembang durian adalah benang sari setelah kepala putiknya dibuang.

Buah Durian Muda

Durian Buah Kesukaan Harimau

Dari hasil googling dapat informasi bahwa durian ini satu famili dengan pohon kapuk (Bombacaceae). Karakter khas famili ini yaitu buah matang  yang jatung akan pecah kulitnya. Harum durian matang jadi menguar ke mana-mana. Inilah yang mengundang datangnya harimau si raja hutan.

Di beberapa daerah di Sumatera beredar cerita  agar orang  tak segera menghampiri buah durian yang jatuh dari pohon. Cerita ini kudapat dari orang tuaku.  Biarkan sang raja hutan yang disebut Ompung untuk menyantapnya sepuas hati, setelah dia pergi baru kita hampiri. Uniknya, biji durian akan disusun bertumpuk rapi.

Cerita yang sama juga beredar di Bengkulu Selatan dan sekitarnya. Pak suami dan teman-teman  kala bertugas di pedalaman kabupaten ini pun mendapat pesan berulang-ulang dari para   pemuda setempat  karena di belakang rumah ada pohon durian berbuah lebat.  “Kak, kalau ada durian jatuh malam hari jangan keluar ya. Biar rimau yang makan dulu. Besok pagi baru boleh kita ambil”.

Olahan Durian

Tentu saja durian terasa paling nikmat bila  dimakan segar.  Tetapi dalam dunia kuliner Nusantara durian bisa dimakan sebagai lauk atau kudapan. Contohnya di Lampung ada tradisi nyeruit yaitu makan bersama dengan sambal seruit. Seruit adalah sambal khas Lampung.  Seruit bukan sambal biasa, tetapi campuran dari beberapa jenis bahan yang dipadukan jadi satu.  Campuran itu adalah  ikan goreng atau bakar, sambal terasi atau jenis sambal lainnya,  tempoyak ( durian asam)  atau  bisa juga durian segar dan terung bakar.  Makan sambal seruit atau nyeruit adalah tradisi kala keluarga besar berkumpul makan bersama. Biasanya seruit disiapkan oleh sesepuh, diaduk dengan tangannya, lalu dibagikan ke setiap anggota keluarga.

Bagi masyarakat yang di tinggal di Sumatera bagian selatan enyebut durian tentu tak lupa dengan tempoyak. Karena tempoyak adalah durian yang difermentasikan. Tempoyak antara lain dimasak sebagai campuran sambal atau pepes ikan.

Daging buah durian pun bisa dibuat kolak, kinca yang dimakan dengan nasi ketan, es cendol durian dan dodol durian atau nama lainnya lempok. Lalu bunga durian yang diolah menjadi Tumis Kembang Durian. Dan yang masih tetap populer hingga saat ini pancake durian yang paling enak dimakan saat masih dingin dan sedikit beku.

Jadi tunggu apa lagi yuk makan durian sebelum habis musimnya.

21 COMMENTS

  1. Serbuuuu durian legit.
    Nah untuk tumis bunga durian sempat incip dibuatkan adik Cibubur. Sedap yaak teksturnya lembut memanjang.
    Duh lihat ukuran durian jumbo yg difoto mbak Monda kebayang tebalnya daging buahnya.
    Salam berburu durian.

  2. durian jumbo itu memang legit banget mbak, puas makannya..
    wah.. .. sedapnya tumis kembang durian dari Cibubur, nikmat mencicipi kekayaan kuliner lokal

  3. Ini termasuk salah satu buah kegemaranku. Hanya karena mengingat umur saja membatasi makannya. Kalau gak ditahan-tahan sih bisa habis sebutir besar sendirian 🙂

  4. Hahaha, aku termasuk kubu yang nggak suka durian 😛 . Btw kadang-kadang durian juga dijual di Asian store di sini loh, buahnya dimasukkan chiller gitu, hahaha. Tapi ya gitu deh harganya.

  5. betul .. lagi musim durian nih .. saya juga termasuk kubu penyuka durian .. hehe ..
    wah .. saya baru tahu kalau harimau juga penyuka durian .. berarti dia satu kubu sama kita .. haha

  6. Aku sukaa durian kak, dibelikan iparku eh ga terlalu enak, trus pas ke carrefour kaget liat separuh 300rb an kak, kata adikku sih yg mahal begitu asal malaysia. Trus yg aku penasaran durian yg harganya Rp.14 juta bgm rasanya yaa 😀 .

    • nah yang 14 juta itu menurut berita terakhir rasanya ya nggak terlalu spektakuler, masih ada yang lebih lezat

  7. Aku yang termasuk gak suka sama durian bun, hehehe. Padahal di Pontianak ini kalau udah musim bisa sepanjang jalan isinya durian aja.

    Di Pontianak juga ada tempoyak. Kirain khas di Pontianak doang, ternyata ditempat lain juga ya ya 😀

    • buah2an dari Pontianak banyak yang enak ya..
      pernah dapat dari tetangga duku Pontianak, ya ampun enaknya

  8. Halo mbak Monda..
    Klo saya mlah bukan penggemar durian, tapi masih doyan sih kalo cuman sedikit.

    Tapi baru ngerti klo ternyata bunga durian bisa diolah jadi masakan, pake ditumis segala. Hehe.

  9. karena aku orang batak, durian itu udh jadi buah favorit banget di keluarga :D… kalau di keluarga ku semuanya bisa dibilang suka, kecualiiii naakku yg pertama… duuuh dia mah pilih2 banget soal makanan… eh tp aku baru tau ttg harimau itu mba… btw, dia bisa yaa ngupas kulitnya yg tajam begitu :O??

    kalo di sibolga, kampungku, durian dimasak gulai udang.. itu wangiii dan enaak banget… udh lama aku ga makan :(. kalo mudik ke medan, kayaknya bakal minta dibikinin itu ama mama … nth napa kalo pembantuku yg masak, ga bisa pas rasanya… buang2 bahan aja 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.