Kartu pos dari Avant Garde, Sianjur Mula-mula

38
125
Sianjur Mula-mula

photo(4)

Ini adalah kartu pos dari Avant Garde / @isna_saragih, pemenang Turnamen Foto Perjalanan 34 : Kampung di blog ini. Dia sekaligus menjadi host TFP : 35. Dia juga salah satu penggiat post crossing, ajang pertukaran kartu pos ke seluruh dunia, pastilah dia punya banyak kartu pos. Terima kasih banyak Isna, kartu pos cantik sekali, pilihan yang tepat untukku nih, he..he…

Foto di kartu pos itu adalah suasana sebuah kampung di sekitar Danau Toba. Sama seperti Isna, aku juga belum pernah ke sini, ke kampung yang menurut cerita turun temurun adalah asal usul seluruh orang Batak. Di sinilah di Pusuk Buhit di desa bernama Sianjur Mula-mula ini tinggal nenek moyang kami itu, Si Raja Batak.

Aku dulu pernah baca silsilah orang Batak ini dari buku Toga Harahap punya opungku dari pihak mama. Sayang sekali buku ini tak ada lagi di antara buku peninggalan opung, sudah rusak. Di Wikipedia rupanya ada lho pohon keluarga (Tarombo ) orang Batak ini. Jadi aku bisa lihat lagi silsilahnya. Siregar adalah turunan keempat atau cicitnya si Raja Batak, setingkat dengan marga Harahap atau saudara sepupu. Marga Batak lainnya pun bisa dilacak asal muasalnya dengan tarombo ini.

Di pojok kanan bawah kartu pos ini terlihat deretan rumah tradisional suku Batak. Atap rumahnya mirip tanduk dan bentuknya memanjang ke belakang, berbeda ya dengan rumah bagonjong di Minangkabau yang melebar ke samping.

Gara-gara kartu pos ini kepengen deh suatu saat menjelajah pulau Samosir dan Danau Toba.

38 COMMENTS

  1. wah…akhirnya sampai 😉
    bagus yah pemandangan kampungnya…..
    alhamdulillah kalo suka ini bukan kartu buatanku kak, tapi karya hamka rasufit…

  2. sudah jarang saya menemukan pemandangan hijau dan asri seperti foto di kartupos ini di indonesia, kebanyakan hanyalah hutan beton yang menghiasi wajah-wajah kota dan kabupaten,
    nice share post…keep happy blogging always…salam dari Makassar 🙂

  3. Berkirim kartu Pos ?
    wah … masih ada yang melestarikannya ya Kak …
    Ini membutuhkan komitmen tersendiri

    Salam saya Kak

    (15/2 : 1)

    • nenek moyang margaku yang ke4…, ribuan yahun yg lalu mungkin…, aku nggak tahu generasi ke berapa..
      memang di marga tertentu masih ada yang bisa tau urutan generasinya, jadi kalau bertemu dengan satu marga dg generasi yg lebih tua.., panggilannya ya harus pak de, bu de, begitu kira2

    • kalau kartu pos yang ini bukan buatan si pengirim..,
      tapi sekarang bisa kok pesan kartu pos dengan foto jepretan sendiri.., ada bbrp teman blogger yg seperti itu

  4. Wihihihi aku barusan join postcrossing dua minggu lalu, udah ngirim, tapi belom pernah nerima…

    Pengen rasanya bikin postcard sendiri pake foto hasil jepretan sendiri. Tapi hmmm masih males wekekek.

  5. Bagus gambar kartuposnya Mba. Saya penasaran pengen tau silsilAh asal muasal orang Batak. Eh Mba, saya lupa loh kalo njenengan orang Batak karena seringnya posting TDRM. Padagal di nama ada siregar ya. Hehehehe.

  6. Aku pernah ke Toba tapi gak eksplore banget karena keterbatasan waktu harus lanjut perjalanan ke Tarutung kampung halaman Opung Samara. Semoga suatu saat bisa kesana lagi 🙂

    • iya Yan.., aku juga krn kampungnya masih jauh, lebih jauh Dari Tarutung, akhirnya di danau Toba cuma singgah makan siang aja

  7. waah senang banget dapat kartu pos.. saya juga sering dikirimi teman-teman yang suka traveling. berkirim kartu pos itu memang menyenangkan.

  8. Aku jg pengen jelajah pulau Samosir dan Danau Toba. Wkt itu udah mendekati eh hrs buru2 pergi lg, jd ga kesampaian deh 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.