Gapai jemariku, Cinta

16
166

Kamboja Jepang

Gapai jemariku, Cinta

Mari menari di antara awan-awan putih dan langit biru

Genggam jemariku, Cinta

Mari bernyanyi untuk lupakan letih berteman bunga rindu

(puisi oleh :   Dey)

Jangan kaget tiba-tiba lihat ada puisi di sini, admin blog ini masih belum mampu menjalin kata-kata puitis indah kok.

Foto ini terinspirasi oleh kebiasaan teman blog ibu Dey yang sering membuat foto dengan sudut pandang dari arah bawah ke atas  seperti ini. Kehadiran  kamboja Jepang, langit biru, awan putih yang sangat disukainya mengingatkan pada ilustrasi puisi karyanya, Aku Cemburu. Tak salah kan sebagai murid ingin menduplikasi karya guru, he..he…?   Puisi ini pun sengaja minta dibuatkan lho.

Alhamdulillah, foto dan puisi ini membuatku -connected – terhubung dengan seorang yang tulus, baru ketemu dalam dua pertemuan singkat, tetapi terasa sangat dekat. Beliau yang sedang diberi ni’mat sakit, semoga tetap kuat, tegar dan diangkat penyakitnya, aamiin.

 

16 COMMENTS

  1. Kolaborasi hati antara mbak Monda dan Jeng Dey. Senantiasa menadah rahmat melalui nikmat pinta. Indahnya persahabatan yg saling menguatkan. Salam

  2. Aduhhh, guru apaan Mbak. Saya mah hanya motret & nulis sesuai hati aja.

    Makasih banyakkk, tulisan saya dipajang di sini. Itu sebenernya curhatan hati yang tersirat .. hehehe.
    Pas aja ngeliat batang kamboja itu seperti tangan menggapai, mengharap hanya pada-Nya :).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.