Gagal Beli Batik Madura dan Wiskul Bebek Sinjay

24
448
Jembatan Suramadu Surabaya

 

Jembatan Suramadu Surabaya

Apakah tipe anda bila melakukan perencanaan perjalanan? Apakah anda tipe orang yang merancang jalan-jalan sangat detail sampai ke jam? Kalau aku sih nggak, aku hanya merencanakan destinasi tempat-tempat yang akan dituju saja. Kalau memang di tempat itu nyaman dan menyenangkan bisa saja lebih menghabiskan waktu di situ. Merencanakan rinci bisa merusak mood, nggak enjoy lagi suasana liburannya.

Tahun lalu kami sekeluarga jalan-jalan ke Malang. Sayangnya penerbangan pulang dari Malang hari itu sudah habis dipesan, makanya pesan tiket pulang dari Surabaya saja. Jadi aku buat rencana menginap di Surabaya semalam. Urutan destinasi seperti ini. Pagi check out dari hotel di Malang, keliling kota Malang sebentar, ingin mendatangi Ijen boulevard (terpana salah satu posting Senyum Septa bertahun-tahun lalu tentang desain tata kota Malang yang ekologis). Tujuan kedua hari itu ke Museum Majapahit Trowulan di Mojokerto. Lanjut lagi dengan menyambangi jembatan Suramadu.

Teoritis sih semua itu bisa terjangkau dalam sehari, tapi kenyataan di jalan berbeda. Trafik padat di jalan raya, nyasar dan secara tak sengaja dapat kejutan melihat Candi Pari Sidoarjo, membuat kami tiba di Surabaya sore hari. Rencana mencari ujung jembatan Suramadu tetap dilaksanakan, walau dengan bantuan GPS.

Akhirnya kami sampai di jembatan megah ini dan menikmati kedipan cantik lampu hias di sepanjang jembatan. Kami sampai di pulau Madura.. horeee. Walau sudah malam hari denyut ekonomi warga masih terlihat, walau cuma mampir sebentar lihat kios-kios pedagang kaki lima yang menjajakan aneka oleh-oleh khas Madura seperti batik corak asli Madura, rengginang lorjuk sampai miniatur gantungan kunci golok Madura, celurit. Rencana mampir ke toko batik Madura yang lebih besar dan makan malam nasi bebek Sinjay terpaksa dibatalkan karena anak-anak sudah ngantuk dan berkeras untuk istirahat saja di hotel. Ya udah deh ikutin maunya anak-anak, makanya foto Jembatan Suramadu cuma begitu doang.

Semoga lain kali ada rejeki dan kesempatan mengunjungi pulau Madura. Posting ini versi bahasa Indonesia dari tantangan English Friday # 22 di Kisahku

24 COMMENTS

  1. Saya bahkan baru dengar soal Bebek Sinjay sekarang, Mbak :hehe. Tak apa Mbak, itu artinya ada alasan buat kembali ke Madura dan meneruskan perjalanan dari titik balik di Jembatan Suramadu :hehe.
    Postingan tentang Candi Pari adakah, Mbak? Mau baca dong :hehe.

    • bebek Sinjay itu diceritain temen2.., katanya enak banget

      link ke posting Candi Pari ya ini, Gara udah komen kok di situ

    • ini tahun lalu pak de, nggak kontak2 karena mepet banget waktunya, cuma transit semalam …, nggak dapat pesawat dari Malang

  2. Aku kalau jalan2 ga bikin rencana perjalanan kak, kuatir ga terlaksanan malah kecewa 😀 . Pas nyampe lokasi paling nanya petugas hotel wisata terkenal disekitar apa, atau ambil brosur wisatanya di hotel, paling penting sih mengunjungi taman atau toko tanaman hehe.

  3. Hahaha, aku juga begitu, kurang suka kalau rencana perjalanannya terlalu mendetail karena justru akan menjadi beban dan malah membuat perjalanan jadi sama sekali tidak asyik 😀 .

    Ah, aku belum pernah ke jembatan Suramadu!

  4. Kalau bepergian yang jelas aku dan suami harus nentuin waktu, destinasi dan dana, itu harus detil 😀 Kalau kegiatan disananya tidak dirancang detilnya sih mbak…apalagi sama anak-anak jadi santai meski beberapa target harus kesampaian utk dilihat.. karena mungkin tidak bisa kembali lagi.

    Jembatan Suramadu ini populer banget ya mbak… Semoga bisa lihat dan melintasinya suatu saat nanti.

  5. Kalau abang malahan sukanya buat etenary lengkap pake jadwal bun. Hehehehe. Tapi tetap pengennya meniati seh yak. Jadi klo emang pas bagus ya dilamain ditempat itu.

  6. YES! akupun pernah beli batik madura yg cantik itu dan jatuh cinta sama bebek sinjay. Berharap ada franchise nya di Jakarta 🙂

  7. Kita biasanya kalo merencanakan perjalanan suka browsing2 dulu tapi pas kenyataannya sering sesuka hati aja gitu mbaaak…
    Jarang sesuai sama yang direncanakan…payah banget lah itu hehehe…

    Wuidiiih, mbak Monda abis jalan-jalan nih yeeeeh 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.